‘Main’ Sama Pria Seumuran Ibunya, Remaja 17 Tahun Hamil 9 Bulan

oleh -158 views

garudaonline – Siantar | Meski masih berusia muda, JLAS remaja putri berusia 17 tahun nekad berhubungan badan dengan pria yang hampir seumuran dengan ibunya. Akibatnya, remaja yang tinggal di Jalan Pdt Wismar, Gang Karisma, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba ini hamil 9 bulan.

Kehamilan remaja yang sekolah di Jalan Asahan Km 6, Nagori Sejahtera, Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun ini terbongkar karena pada bulan July 2016 lalu, remaja ini meninggalkan asrama, tempat selama ini dia tinggal.

Suster di sekolahnyaa kemudian menelepon ibu korban M boru A (39) dan memberitahukan kalau JLAS sudah meninggalkan asrama. Mendapat kabar itu, M boru A pun segera pulang ke rumahnya dan menemukan putrinya itu sudah berada di rumah.

Dengan cemas, M boru A pun menanyai alasan putrinya meninggalkan sekolahnya. Namun putirnya itu tak memberi alasan yang jelas dan hanya mengatakan kalau dia sudah tidak suka sekolah di sekolahnya itu.

Tetapi, malam harinya JLAS diam -diam pergi meninggalkan rumahnya. Ibunya M boru A yang sudah kebingungan itupun mencoba mencari putrinya. Namun usahanya sia-dia dan berhasil menemukan JLAS.

Dua bulan kemudian, tepatnya, Senin (5/9/206) sekira pukul 19. 30 WIB, JLAS didampingi Eseria boru Simanjuntak (68), warga Jalan Toba II, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan pulang ke rumahnya.

Setiba di rumahnya, JLAS langsung menangis dan meminta maaf kepada ibunya. Dia kemudian mengaku saat sedang hamil 9 bulan akibat melakukan hubungan suami istri dengan pacarnya BPP (36) yang tinggal di Jalan Musyawarah, Lorong 2, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara.

Kepada ibunya, JLAS mengatakan, perbuatan terlarang itu pertama kali mereka lakukan di Penginapan Pulau Gumba, Jalan Rakkuta Sembiring, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba.

Untuk membuktikan kebenaran pengakuan putrinya itu, M boru A pun membawa JLAS ke salah satu bidan untuk tes kehamilan. Dan dari hasil tes, M boru A pun mengetahui kalau putrinya itu sedang mengandung calon cucunya.

Tak mau punya menantu yang seumuran dengannya, M boru A memutuskan membuat pengaduan ke Mapolres Siantar, Rabu (12/10/2016) sekira pukul 10.00 WIB.
Kasubbag Humas Polres Siantar AKP Isril Noer, Kamis (13/10/2016) membenarkan pengaduan ibu korban. “Kita sudah menerima pengaduan, dan korban JLAS sudah kita bawa visum, “ucapnya singkat. (JS)

Berikan Komentar