Mantan Calon Wali Kota Siantar Gagal Dilimpahkan

oleh -188 views

garudaonline.co – Medan | Penyidik Subdit II/Harda-Tahbang Dit Reskrimum Poldasu gagal melimpahkan tahap II (P-22) mantan calon Wali Kota Pematang Siantar, Suryani Siahaan ke Kejatisu karena sakit.

Direktur Reskrimum Poldasu, Kombes Pol Nurfallah melalui Kasubdit II/Harda Tahbang AKBP Frido Situmorang, Selasa (29/11) mengatakan, P22 Suryani Siahaan ditunda karena pihaknya menerima surat keterangan sakit dari pihak tersangka.

“Berkas tersangka sudah dinyatakan rampung oleh pihak kejaksaan (P21). Seyogiyanya, kami akan melaksanakan pelimpahan tersangka ke kejaksanaan, namun harus ditunda karena kami mendapat pemberitahuan tersangka dalam keadaan sakit,” terangnya.

Sebelumnya, mantan calon Wali Kota Siantar priode 2015-2020 itu menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Subdit II/Harda Tahbang Ditreskrimum Poldasu dengan status tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp607 juta yang dilaporkan saksi korban mantan Bupati Simalungun Zulkarnaen Damanik.

Kasubbid Penmas Bid Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan mengatakan, penyidik Poldasu memutuskan tidak melakukan penahanan terhadap Suryani Siahaan karena tersangka dinilai kooperatif.

Tersangka Suryani Siahaan dipersangkakan telah melanggar Pasal 372 Jo 378 KUHPidana, tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun.

Korban Zulkarnaen Damanik melaporkan Suryani karena tidak mengembalikan uang Rp607 miliknya yang dipinjam tersangka saat proses pencalonan Wali Kota Siantar.

Saat peminjaman itu, tersangka berjanji akan mengembalikan uang tersebut pada tanggal 15 Mei 2015. Namun, hingga waktu yang ditentukan tersangka tidak mengembalikan uang tersebut. (g/10)

Berikan Komentar