Mantap, Polres Deli Serdang Bongkar Sindikat Pembobol ATM

oleh -263 views

garudaonline – Lubuk Pakam | Polres Deli Serdang berhasil membongkar sindikat pembobol ATM yang sering beraksi di wilayah hukum Polres Deli Serdang, seperti di Kecamatan beringin, Tanjung Morawa dan Lubuk Pakam. Kelompok ini sudah menjadi target operasi (TO) polisi.

Kapolres Deli Serdang AKBP Robert Da Costa didampingi Kasat Reskrim AKP Teuku Fathir Mustafa dan Kasubag Humas AKP M Agustiawan menerangkan awalnya pihaknya berhasil mengamankan Saparuddin Siregar alias Adek (40) pada Selasa (20/9/2016) lalu.

Warga Jalan STM Gang Johar Nomor 31, Kelurahan Titi Kuning, Medan ditangkap saat berusaha membobol ATM milik Warsini (27) warga Dusun Juli Desa Aras Kabu Kecamatan Beringin di ATM BRI Karang Anyer Kecamatan Beringin dimana saat itu Saparuddin sempat dihakimi massa.Setelah mengamankan Saparuddin, pihaknya pun melakukan penyelidikan untuk mengungkap sindikatnya.

Dari pengembangan petugas pun berhasil mengamankan Muammar alias Amar alias Komeng (30) warga Dusun Amal, Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin.Dari Saparuddin dan Amar, petugas berhasil mengamankan 17 kartu ATM kosong dari berbagai bank, 2 kotak tusuk gigi dan 14 tusuk gigi ukuran kecil, hp dan dompet. “Kita mengamankan dua pelaku pembobol ATM, keduanya sudah TO Polres Deli Serdang,” tegas Robert, Selasa (11/10/2016).

Diterangkan Robert Da Costa, modus kedua Saparuddin dan Amar dalam melakukan aksinya yaitu dengan cara menyembunyikan tusuk gigi di mesin ATM. Jadi, saat nasabah akan menggunakan kartu ATM-nya maka akan tersangkut di mesin. Saat itulah salah seorang pelaku mendatangi korban dan berpura-pura menolong korban dan mencatat pin kartu ATM milik korban.“Modusnya dengan memasukkan tusuk gigi di mesin ATM, kita berhasil mengamankan belasan kartu ATM milik korban, dompet, hp dan tusuk gigi,” terang Robert.

Raup Puluhan Juta Rupiah

Beraksi selama enam bulan, dua pelaku pembobol ATM meraup keuntungan sekitar puluhan juta rupiah. Hal ini diketahui saat memaparkan kasus pembobol ATM ini di Mapolres Deli Serdang, Selasa (11/10/2016).

Kapolres Deli Serdang AKBP Robert Da Costa menjelaskan kedua pelaku sudah beraksi selama enam bulan lebih dan berhasil mencuri uang nasabah sebanyak puluhan juta rupiah.

“Kedua pelaku sudah beraksi lebih dari sepuluh kali, hasil kejahatan lebih dari puluhan juta. Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” ujar Robert.

Dirinya pun menghimbau agar masyarakat yang merasa menjadi korban agar melapor ke Polres Deli Serdang. “Bagi masyarakat yang merasa menjadi korban kedua pelaku ini agar melapor ke Polres Deli Serdang, kita sudah menerima empat laporan. Masyarakat harus hati-hati menggunakan kartu ATM,” jelasnya. (BS)

Berikan Komentar