Memeras, Dua Oknum Polisi Diperiksa

oleh -177 views

garudaonline – Bogor | Dua oknum anggota kepolisian dengan inisial WD dan AN yang bertugas di Bogor diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (propam) Kepolisian Daerah Jawa Barat. Dua polisi bersama satu warga sipil insial DP diduga melakukan pemerasan kepada AH, MI dan TD warga Kabupaten Bogor.

Pelaku pemerasan diamankan Senin (30/10), sekitar pukul 17.00 WIB. Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Yusri Yunus dalam keterangannya menuturkan, dua anggota polisi WD dan AN saat ini masih dalam pemeriksaan Divisi Propam Polda Jabar.

“Keduanya masih dalam pemeriksaan propam,” tuturnya saat dikonfirmasi, Rabu (2/11). Belum diketahui secara rinci bentuk pelanggaran serta sanksi yang akan diberikan. Namun tidak tertutup kemungkinan dilakukan pemecatan atas pelanggaran yang dilakukan.

“Kami lihat dulu apa kesalahannya, bisa sanksi disiplin atau kode etik. Bila ada unsur pidana, bisa ditahan, demosi hingga pemberhentian tidak dengan hormat,” ujar Yusri.

Pengungkapan pemerasan berawal ketika salah satu keluarga korban menghubungi kepolisian Sektor Ciampea dan melaporkan bahwa adiknya AH telah diculik anggota polisi Bogor terkait kasus narkoba. Kepada keluarga para pelaku meminta sejumlah uang.

Pascapelaporan, Unit Reskrim Polsek Ciampea bekerja sama dengan keluarga korban untuk menjebak para pelaku dan disepakatilah penyerahan uang di daerah Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor. “Sebelum bertransaksi pelaku sudah dapat diamankan. Yang menangkap pelaku, polisi juga.” kata Yusri.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api, 5 butir peluru, mobil F 1489 GS, sepeda motor F 6612 BM, lima telepon selular, dan dua lakban pengikat warna coklat dan perak.

Polda Jabar, lanjut Yusri, berkomitmen untuk melakukan pembenahan dengan meningkatkan unit propam di wilayah hukum Jawa Barat. Oktober lalu Polda Jawa Barat mengamankan empat anggota kepolisian yang tertangkap tangan melakukan pungutan liar (pungli).

Empat anggota, terdiri dari dua anggota Polres Banjar, seorang anggota Polrestabes Bandung, dan satu anggota Polda Jabar ditangkap dalam operasi tangkap tangan.

“Sesuai instruksi kapolda, saat ini semua unit propam di wilayah-wilayah turun untuk menindak anggota yang nakal,” tambah Yusri.(Ber)

Berikan Komentar