Mengaku Tim Saber Pungli, Dua Wanita Ini Tipu Pelaku Usaha di Delitua

oleh -286 views

garudaonline, Medan | Dua wanita ditangkap personel Reskrim Polsek Delitua diduga melakukan tindak pidana penipuan dan pemerasan dengan modus mengaku tim berantas pungutan liar (pungli) yang dibentuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI).

Dari wanita bernama Marlian Rusni (47) warga Jalan Bromo Gang Silaturahmi, Kelurahan Tegal Sari III, Kecamatan Medan Area dan Ossy Andari (23) warga Jalan Binjai Km 14,1 Dusun VIII, Kelurahan Mulio Rejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Delierdang disita barang bukti 12 brosur basmi pungli.

Selain itu ada juga 25 brosur gratis kaki lima, kwitansi, 28 lembar catatan pengutipan uang dari masyarakat tentang pembangunan pertanahan Sultan Deli, uang diduga hasil penipuan dan pemerasan sebanyak Rp400 ribu, majalah dan pakaian seragam pelaku.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto didampingi Kapolsek Delitua, AKP Wira Prayatna menjelaskan, penangkapan kedua tersangka hasil tindak lanjut laporan para korban ke Polsek Delitua, Rabu (9/11/2016) lalu. Dalam laporannya, korban yang mayoritas pemilik toko di sepanjang Pasar Delitua itu mengaku didatangi kedua tersangka.

“Mereka mengaku utusan dari Mabes Polri. Kemudian memberikan brosur tentang basmi pungli dan brosur untuk tidak dikutip bayaran parkir. Lalu kepada para korbannya, kedua tersangka meminta bantuan untuk pembangunan Kantor Badan Pertanahan Sultan Deli.

Saat meminta bantuan, kedua tersangka memberikan kwitansi yang sudah tertulis Rp250.000. Karena dinilai terlalu besar, korban mengatakan tidak ada uang sebanyak itu. Kemudian tersangka meminta Rp50 ribu dan korban memberikannya,” kata Mardiaz.

Selanjutnya, kedua tersangka melanjutkan aksi ke pedagang lainnya yang berada di Pasar Delitua. Setidaknya ada 6 pelaku usaha yang menjadi korban dan telah mendatangi ke Polsek Delitua untuk menyampaikan keberatan atas perbuatan kedua tersangka.

Ke-6 korban tersebut masing-masing, Siti Madinah Nasution (27), pemilik usaha Toko Randy Kids, Ayen (49), pemilik usaha Biru-biru foto, Alien (62), pemilik usaha Hoki Ponsel, Sofian (42), pemilik usaha Toko Seria Baru, Hendi Cokro (36), pemilik usaha Meimei Ponsel dan Purnomo (26), karyawan Toko Suka Berkawan, Delitua. (g/01)

Berikan Komentar