Minim Saksi, Polisi Kesulitan Cari Pembunuh Kama’ua

oleh -499 views
Personel Polsek Gido, Polres Nias melakukan olah TKP tewasnya SL alias Kama'ua

garudaonline – Gunungsitoli | Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gido, Nias, Iptu Khamzar Gea mengaku pihaknya masih kesulitan mencari terduga pembunuh SL alias Kama`ua ( 25) warga Dusun I Desa Sifalaete Idanoi, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli.

Menurut Gea, salah satu kendala mengungkap siapa terduga penganiaya Kama`ua hingga tewas tersebut adalah minimnya saksi. Sejauh ini pihaknya baru memeriksa seorang saksi. Itu pun hanya sebatas melihat korban berlari dan terjatuh.

“Saksi yang kita periksa ini tidak mengetahui kejadian tersebut. Dia hanya melihat korban SL alias Kama`ua  berlari dari arah Desa Olindrawa ke arah Desa Sisarahili Sogaeadu dan ketika tiba di jalan umum di depan rumah Alias Ama Tinu Zandroto, korban terjatuh,” ujar Gea, Selasa (18/4/2017).

Senada diungkapkan Kasatreskrim Polres Nias AKP SK Harefa SPd MH. Orang nomor satu di Satreskrim Polres Nias ini juga mengakui bahwa sampai saat ini pelaku dan motif dari kejadian tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Pihaknya saat ini tengah berada di wilayah hukum Polsek Gido untuk membantu Polsek Gido mengungkap kasus tersebut, “Doakan saja mudah-mudahan dalam waktu dekat kejadian tersebut dapat segera diungkap,” ujar Harefa.

Terpisah, Ps Paur Humas Polres Nias Aiptu O Daeli mengharapkan bantuan informasi dari masyarakat  yang melihat kejadian tersebut dengan mengirim informasi melalui No 085277412732. “Sumber informasi pasti kami lindungi dan dirahasiakan,” pinta O Daeli.

Seperti diketahui, SL alias Kama`ua ditemukan tewas di Dudun III Desa Sisarahili, Kecamatan Sigaeadu, Kabupaten Nias, Senin (17/04/2017) sekira pukul 13.20 WIB. Tubuh dan kepalanya lembam-lembam. Diduga Kama’ua korban penganiayaan berat.

Dia ditemukan terjatuh di depan rumah Alias Ama Tinu Zandroto. Saksi berinisial RM yang melihat itu langsung menghubungi personel Polsek Gido. Personel Polsek Gido, Brigadir Nova Trisman Lawolo yang menerima laporan tersebut langsung mendatangi TKP.

Di TKP Brigadir Nova Trisman Lawolo melihat korban tergeletak, selanjutnya ia berusaha menolong korban dengan membawa korban ke rumah sakit. Akan tetapi pada saat korban hendak di bawa ke ke rumah sakit, dia keburu meninggal.

(g/01)

Berikan Komentar