Mobil Pengangkut Uang Rp 3,4 M Dibobol Maling

oleh -590 views

garudaonline – Bogor | Sebuah mobil pengangkut uang Rp 3,4 miliar untuk pengisian mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dibobol maling. Aksi tersebut terjadi saat mobil Suzuki APV bernomor polisi B-9158-BCQ tengah diparkir di pelataran parkir Cibinong City Mall (CCM), Bogor, Minggu (6/11) kemarin.

Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bogor Ajun Komisaris Besar Andi Muhammad Dicky mengatakan, kejadian pencurian uang untuk pengisian mesin ATM BCA itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Dia menjelaskan, saat itu tiga orang petugas yang terdiri dari dua karyawan PT. Abacus yakni bernama Bono dan Ahmad yang didampingi anggota polisi bernama Ade Trisna mengunakan Suzuki APV warna hitam datang ke Mal CCM sekitar pukul 11.01 WIB.

“Mereka datang ke lokasi itu untuk mengisi ATM bank BCA dengan membawa 14 kantung pengisian uang, dan memarkirkan kendaraannya di area parkir P6-A8 Mall CCM,” tutur Dicky, Senin (7/11).

Kemudian tiga orang petugas yang terdiri dari dua karyawan dan satu anggota polisi turun dan membawa 2 kantung uang untuk mengisi ATM BCA yang berada di dalam mal.

“Ketiganya turun dan meninggalkan mobil yang masih berisi uang tunai itu ke dalam mal dengan membawa dua kantong uang untuk mengisi ATM sedangkan sisanya ditinggalkan di dalam mobil,” kata dia.

Sekitar 30 menit setelah selesai mengisi uang di dalam mal, ketiga petugas tersebut kembali ke mobil yang mereka di parkiran P6, merasa curiga dengan posisi parkir kendaraannya itu berubah. Karena bagian kepala mobil sudah menghadap ke jalan, padahal pada saat mereka tinggalkan kondisinya bagian kepala mobil bagian belakang mobil membelakangi jalan.

Setelah diperiksa oleh ketiga petugas tersebut, ternyata dari 12 kantung berisi uang yang mereka tinggalkan hanya tersisa tiga kantung, sedangkan sedangkan 9 kantung uang yang berisi uang tunai sekitar Rp 3,4 miliar hilang dan berdasarkan pemeriksaan tidak ada kerusakan pada bagian kunci mobil.

Sementara itu Kepala Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Bogor, Ajun Komisaris Auliya Djabar mengatakan, hingga saat ini pihaknya sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah orang saksi, di antaranya tiga petugas yang membawa uang.

“Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak keamanan CCM dan PT. Abacus Dana Pensiuntama, perusahaan vendor dan jasa pengisian uang yang hilang,” katanya.

Berdasarkan penyidikan dan hasil oleh tempat kejadian perkara sementara, pelaku menggunakan satu unit mobil dan terekam CCTV mal, yang kini sudah disita oleh petugas. “Dalam rekaman CCTV milik CCM pelat mobil yang digunakan pelaku merupakan nomor pelat palsu, kami juga masih menyelidiki apakan ada dugaan keterlibatan orang dalam pada kasus ini,” pungkas Aulia.(TM)

Berikan Komentar