Nafsu Badak! Satu Malam ABG Siantar Lima Kali Digenjot Tukang Bandrek

oleh -975 views

garudaonline – Siantar | Bunga, remaja usia 16 tahun ini babak belur dibuat nafsu badak tukang bandrek keliling. Dalam satu malam, remaja ini lima kali digenjot ABN (23), tukang bandrek keliling.

Sesuai informasi yang dihimpun, perbuatan bejad antara Bunga dan ABN berlangsung di Hotel Mutiara, Jalan SM Raja, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, Minggu (16/10/2016) lalu.

Pelaku, warga Tapanuli Selatan yang saat ini tinggal di di Belakang SMK Teladan, Jalan Jawa Gang Melati, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat ini sudah lama tergiur dengan kemolekan tubuh korban. Dia lalu memperdaya korban dengan pura-pura mengajak gadis yang masih ingusan ini jalan-jalan.

Tak sadar niat jahat pelaku, Bunga yang bermukim di Kampung Tambunan, Jalan Parapat, Kabupaten Simalungun ini pun setuju dibonceng pelaku dan dibawa ke dalam kamar Hotel Mutiara

Di dalam kamar itu, pelaku kemudian memaksa korban berhubungan badan. Awalnya, Bunga sempat meronta. Namun, karena kalah tenaga dan takut karena diancam, Bunga pun terpaksa merelakan kegadisannya direnggut pelaku.

Usai melampiaskan nafsunya, pelaku rupanya tak puas-puas. Malam itu, dia memaksa korban berhubungan badan hingga lima kali.

Awalnya Bunga merasahasiakan perbuatan bejad yang dialaminya itu dari keluarganya. Namun, akhirnya korban tak tahan dan bercerita kepada saudaranya R boru S (36). Mendengar pengakuan korban, R boru S pun menemui ibu korban, H boru S dan menceritakan pengakuan Bunga itu.

Bagai disambar petir, H boru S pun terkejut setengah mati mendengar cerita R boru S itu. Dia pun menanyai putrinya Bunga untuk memastikan cerita itu.

Setelah mendengar pengakuan putrinya, H boru S pun mengajak keluarganya untuk mencari pelaku. Dan setelah lima hari melakukan pencarian, Rabu (19/10/2016) sekira pukul 20.00 WIB, keluarga korban melihat pelaku sedang berjualan bandrek di Jalan Sidamanik, kampung Sidomulyo, Kota Siantar.

Berhasil meringkus pelaku, keluarga korban pun memukulinya dan selanjutnya sekira pukul 23.00 WIB menyerahkannya Ke Polres Siantar.

Ditemui di Mapolres Siantar, Kamis (20/10/2016), Bunga mengatakan, pelaku menyetubuhinya di Hotel Mutiara, mulai Minggu (16/10/2016) pukul 20.00 WIB hingga Senin (17/10/2016) pukul 02.00 WIB dini hari. Awalnya Bunga menolak, namun pelaku memaksanya.

Setelah lima kali melampiaskan hasratnya pelaku kemudian mengajak korban pulang dan menurunkannya di seputaran Simpang 2.

Sementara R boru S mengatakan, keluarga pelaku sudah datang ke rumah korban untuk berdamai. Namun keluarga korban tak mau dan menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polresta Siantar, Aiptu Malon Siagian menuturkan perkara telah didamaikan antara kedua pihak keluarga. Dirinya mengatakan kasus itu telah berhenti.

“Mereka sudah berdamai. Jadi kasusnya pun sudah berhenti, gak sampai ke meja persidangan,” ucapnya dari seberang telepon.(JS/ht)

Berikan Komentar