Nagih Utang, Leher Musadi Nyaris Putus Dijerat, Motor Dilarikan

oleh -171 views

garudaonline – Tebing Tinggi | Leher Musadi (29) warga Dusun III, Desa Simalas, Kecamatan Sipispis, Serdan Bedagai nyaris putus dan banyak mengeluarkan darah setelah dijerat tali tambang oleh dua orang pemuda.

Pelaku tak lain adalah David (22) dan Franzul (22) keduanya warga Kelurahan Pabatu, Tebing Tinggi, tak jauh dari rumah korban yang sedang ditagih utangnya sebesar Rp3 juta, Selasa (8/11) malam.

Kejadian bermula saat korban sedang ada di rumahnya di Komplek Mutiara Indah. Sebelumnya korban terlebih dahulu menghubungi David unutk menagih utang sebesar Rp3 juta. Kebetulan David dan Franzul sedang minum tuak di Jalan AMD hingga tengah malam. Usai minum tuak, keduanya pun teler dan mendatangi rumah Musadi.

Sampai di rumah korban, David marah-marah kemudian mereka mengambil seutas tali tambang dan mengikatkannya ke leher Musadi dari belakang. Korban kesulitan bernafas dan lehernya terluka hingga mengeluarkan darah. Mendapat serangan itu, korban pura-pura tewas. Mengira korban tewas, kedua pelaku membawa kabur motor korban.

Untung saja ada seorang petugas sekuriti dan menolong korban yang saat itu sedang kritis. Korban pun dibawa ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan medis. Tak butuh waktu lama untuk meringkus kedua pelaku.

Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi AKP Sugeng Wahyudi mengatakan dari laporan korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Kedua pelaku ditangkap dari kediamannya saat hendak menjualkan sepeda motor korban.

“Kedua pelaku sudah kita amankan. Keduanya kita tangkap saat akan menjualkan motor milik korban. Motifnya soal hutang-piutang. Untuk pelaku kita jerat dengan Pasal 170 dan Pasal 365 KUHPidana,” tutur Sugeng.(Kr)

Berikan Komentar