Nembak Uang Arisan, Mamak-mamak Dipolisikan

oleh -181 views

garudaonline – Siantar | Ita Elia boru Gultom (44) warga Jalan Medan Gang Air Bersih, Kelurahan Nega Pita, Kecamatan Siantar Martoba ini sudah geram melihat ulah teman satu arisannya S boru L. Soalnya, setelah menang arisan, S boru L tak mau membayar uang arisan.

Dalam pengaduannya di Polres Siantar, Kamis (20/10/2016), Ita boru Elisa mengatakan, bulan Agustus 2013 lalu, dia membentuk kelompok arisan ibu-ibu beranggotakan 16 orang. Salah satu diantaranya adalah S boru L, warga Jalan Pangad, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Dalam arisan itu, Ita Elia boru Gultom mengutip uang arisan Rp 1 juta per bulan dari setiap anggota dan disepakati pemenangnya merupakan penawar tertinggi.

Di awal arisan, S boru L mengajukan penawaran lebih tinggi hingga dia berhasil menjadi pemenang. Setelah berhasil menarik uang, pelaku masih terus ikut arisan tersebut dan iapun terus membayar iuran sampai nomor 8.

Tetapi, ketika masuk nomor 9 sampai nomor 16, S boru L tak lagi membayar uang iuran. Akibatnya, Ita selaku ketua dan temannya yang merupakan sekretaris arisan terpaksa menanggulangi kekurangan uang yang tak dibayar oleh S boru L.

Ita Eli Gultom mengaku sudah bolak balik menghubungi S boru L agar melunasi iuran. Tetapi S boru L mengatakan tak punya uang untuk membayarnya.

Selanjutnya, pada tanggal 7 Oktober 2016 dan 12 Oktober 2016, Ita Eli Gultom melayangkan surat isomsi kepada S boru L agar melunasi tunggakannya, namun S boru L tak mengindahkannya.

Kasubbag Humas Polres Siantar AKP Isril Noer, Jumat (21/10/2016) membenarkan pengaduan korban. “Kita sudah terima laporannya, dan untuk selanjutnya kita akan mintai keterangan dari yang terkait,” katanya mengakhiri. (JS)

Berikan Komentar