Ngaku Mandul, Tersangka Pencabulan Diperiksa

oleh -429 views

garudaonline – Siantar | Penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polresta Siantar memeriksa tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur, Ernis Pardede, Rabu (2/11/2016).

Ketika memenuhi panggilan, Ernis yang datang bersama isterinya boru Panjaitan. Tersangka membantah dirinya telah melakukan pencabulan terhadap RP, bocah berusia 13 tahun yang pernah diasuhnya. Ia mengaku mengalami infertilitas (mandul).

Ernis mengatakan, kemandulan yang dialaminya disebabkan karena kecelakaan. Selain, itu dirinya juga membuktikannya dengan menunjukkan hasil rontgen pemeriksaan medis.

“Saya terjatuh dari pohon mangga tahun 2004 dan 2007 saya mengalami kecelakaan yang sama saat membangun gereja. Hasil rontgen rumah sakit sudah saya tunjukkan ke penyidik,” ujarnya.

Ia menerangkan, pengasuhan RP di rumahnya Kelurahan Suka Raja, Kecamatan Siantar Marihat, sejak tahun 2014 silam. RP diserahkan oleh AP yang merupakan orangtua kandungnya. Namun, beberapa bulan kedepan, ia mengatakan RP lebih memilih tinggal bersama gurunya, SS di Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

“Orangtuanya tinggal di Serdang Bedagai. Dia (AP) yang ngantar ke rumah kami. Tapi sekitar 4 bulan, dia bilang mau tinggal sama guru sekolahnya yang tinggal di Tanah Jawa,” ujarnya kepada wartawan.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Aiptu Malon Siagian, memeriksa tersangka untuk melengkapi berkas perkara yang masih P19. Kata dia, pemanggilan untuk memenuhi petunjuk kejaksaan.

“Namun kan tidak bisa diterima (pengakuan) begitu saja, meski dia sudah tunjukkan hasil rontgen. Tersangka bilang pernah jatuh yang mengakibatkan kemandulan,” ujarnya dari seberang telepon.

“Selanjutnya kita akan mintai keterangan orangtua kandung korban (AP). Tersangka kita bawa untuk menunjukkan rumah orangtua korban yang dibilangnya di Sergai,” kata Malon.(HT)

Berikan Komentar