Niat Melayat ke Siantar, Sepeda Motor Pasutri Dirampas Perampok

oleh -254 views

garudaonline, Medan | Niat pasangan suami istri (pasutri) Surya (36) dan Herlina (35), melayat ke kemalangan saudara di Pematang Siantar, tak kesampaian. Sebab, saat mereka melintas di Fly Over Amplas, sepeda motor Honda Vario yang mereka naiki dirampas empat perampok (begal) berkelewang, Senin (7/11) subuh.

Kini, personel Polsek Patumbak yang telah menerima laporan polisi korban tengah menyelidiki kasus itu. Kawanan pelaku diduga telah mengendus operasi yang digelar pihak kepolisian. Mereka kerap beraksi saat petugas kepolisian lengah.

Informasi di Mapolsek Patumbak menyebutkan, subuh itu pasutri tersebut berboncengan bersama anak tunggal mereka yang masih berusia 4 tahun berniat melayat kemalangan keluarga ke Pematang Siantar.

Sepeda motor Honda Vario nomor polisi BK 6447 NZ dipacu dalam kecepatan sedang. Namun, saat melintas di Fly Over Amplas, laju sepeda motor korban disalip dan dihentikan empat pelaku menaiki dua sepeda motor Yamaha RX King.

Seorang di antara pelaku langsung turun dan menghunuskan klewang ke leher korban. Pelaku mengancam akan menghabisi korban jika tidak menuruti permintaannya.

Karena itu, korban hanya bisa pasrah ketika sepeda motor yang baru empat bulan dikreditnya dipaksa pindah tangan ke pelaku. Komplotan begal tersebut langsung kabur ke arah Tanjung Morawa, sedangkan korban mengadukan nasibnya ke Mapolsek Patumbak.

“Ngerih-ngerih kali perampok-perampok ini, sadis. Betul yang ditulis di koran-koran kalau Medan ini belum aman. Masih banyak perampok di sini,” kesal Surya saat ditemui di Polsek Patumbak, Senin (7/11) siang.

Namun, laporan mereka belum bisa diterima pihak kepolisian. Sebab, masih ada dokumen bukti kepemilikan sepeda motor yang belum dilengkapi korban dari pihak leasing, sebagai persyaratan untuk melapor.

“Besoklah kami datang lagi, biar dilengkapi dulu keterangan kepemilikan sepeda motor itu dari leasing,” ujar Surya. (g/10)

Berikan Komentar