‘Occop’ Sabu, Cewek Medan Diganjar 16 Bulan Bui

oleh -665 views

garudaonline – Siantar | Cewek asal Kota Medan, Kasriani (23) terima putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Siantar yang memvonisnya satu tahun dan empat bulan penjara dalam sidang Selasa (29/11) sore pukul 15.30 Wib.

Hakim Ledis Bakkara didampingi dua hakim anggota Lodewijk Simanjuntak dan Iqbal Purba, dalam amar putusan bilang, Kasriani dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri.

“Terdakwa dihukum selama satu tahun dan empat bulan penjara dikurangi selama terdakwa menjalani masa penahanan sementara, karena masuk dalam unsur pasal 127 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” katanya.

Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Henny, menyatakan pikir-pikir selama 7 hari atas vonis yang disampaikan majelis hakim.

Sebelumnya dalam amar tuntutan JPU, Kasriani dituntut pidana penjara selama dua tahun karena dianggap telah terbukti melanggar pasal 127 Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Berdasarkan isi dakwaan JPU, pada hari dan tanggal yang tidak dapat dipastikan sekitar Mei 2016, Kasriani mengkomsumsi sabu-sabu.

Itu dia lakukan dengan cara pertama, sabu dimasukkan ke dalam pipa kaca yang sudah terhubung ke bong menggunakan sendok terbuat dari potongan pipet.

Kemudian pipa kaca yang sudah berisi sabu dibakar menggunakan mancis. Lalu asap hasil pembakaran sabu disedot atau dihirup menggunakan pipet yang sudah terhubung ke bong.

Menurut jaksa, Kasriani tak memiliki ijin dari pejabat yang berwenang untuk melakukan perbuatan tersebut.

Dari tangannya saat ditangkap, barang bukti yang ditemukan dari tempat kejadian perkara, 28 butir tablet berwarna cokelat dengan berat netto 9,94 gram positif Kloroquin.

Lalu satu bungkus plastik klip berisi Kristal putih dengan berat bruto 0,23 gram positif Mentamfitamina, satu pipet kaca berisi sisa-sisa padatan berwarna putih dengan berat bruto 1,39 gram. (Sgr)

Berikan Komentar