Pak RT di Simalungun Tewas Mengenaskan, Telinga Putus

oleh -236 views

garudaonline – Simalungun| Supionon, RT di Huta Marihat Bayu, Nagori Bajoga, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Simalungun, tewas setelah Honda Verza BK 5585 TBD yang ditumpanginya ditabrak lari oleh mobil Mitsubishi L-300. Saat itu mobil melaju dari arah Simpang Bahjambi menuju Simpang Perdagangan, tepatnya di Pasar Baru, Simpang Miso, Bukit Maraja, Nagori Sahkuda, Kecamatan Gunung Malela, Minggu (27/11).

“Korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) karena mengalami pendarahan di bagian kepala, tulang leher patah dan telinga sebelah kanan putus. Sedangkan rekannya kritis dan saat ini dirawat di Klinik Sahkuda Bayu, Bukit Maraja,” ujar teman satu kampung korban, Abdul Rahmat yang juga diamini Pangulu Nagori Bah Joga, Rahmat, saat ditemui di Instalasi Forensik RSUD Dr Djasamen Saragih.

Ia menambahkan, usai kecelakaan yang terjadi, pengemudi mobil L-300 yang menabrak korban langsung melarikan diri dan membiarkan korban bersama rekannya Lasidi (40), warga Huta Marihat Bayu, Bajoga, Jawa Maraja Bah Jambi, tergeletak di tengah Jalan Pasar Baru, Simpang Miso Km 20-21.

“Korban ini sempat terseret hingga kurang lebih 2 meter. Dan menurut informasi, mobil L-300 yang menabrak korban mengangkut springbad dan lari menuju Perdagangan,” tambahnya.

Diceritakannya, sebelumnya Honda Verza BK 5585 TBD yang dikendarai Lasidi berboncengan dengan Supiono, datang dari arah Bukit Maraja menuju Bah Jambi.

“Kata teman-teman mobil yang menabrak adalah L-300 pengangkut springbad. Diduga kreta korban bersenggolan dengan mobil itu, selanjutnya kedua korban beserta sepedamotornya jatuh dan langsung masuk ke kolong mobil, kemudian terseret hingga 2 meter. Jarak antar tubuh korban dengan sepedamotornya kurang lebih 10 meter,” ucapnya.

Dijelaskan, Supiono selama ini tinggal bersama istri keduanya Maysia. Ia dan istri pertamanya sudah bercerai. Korban Supiono meninggalkan dua anak, Seorang laki-laki dan seorang perempuan.

Personil Unit Laka Satlantas Polres Simalungun yang mendapat informasi kejadian, langsung bergerak ke lokasi.

“Informasinya, pelaku pengendara kendaraan roda empat itu kabur setelah menabrak korban. Nomor polisinya belum diketahui. Kita masih melakukan penyelidikan, siapa pemilik mobil tersebut itu,” kata Bripka Bambang, salah seorang personil Unit Laka, kepada koran ini..

Lalu, jenazah korban dievakuasi ke Instalasi Forensik RSUD Dr Djasamen Saragih untuk keperluan visum.(MS)

Berikan Komentar