Paman dan Keponakan Kompak Divonis 2,5 Tahun Penjara

oleh -187 views

garudaonline – Simalungun | Dua terdakwa masing-masing DT (19) dan Ramces Silalahi (32) keduanya masih keponakan dan paman, warga yang sama di Nagori Sarimatondang, Kecamatan Sidamanik dihukum 2 tahun 6 bulan di sidang Pengadilan Negeri Simalungun.

Seperti dilansir dari laman resmi tribratanewspoldasumut.com, Kamis (17/11/2016), menurut majelis hakim Julius Panjaitan SH MH, Ramauli H Purba SH MH dan Douglas Napitupulu SH MH, kedua terdakwa telah terbukti bersalah melanggar pasal 127 (1) huruf a UU RI No.35/2009 tentang penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri.

Putusan majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa Pahala Eric Sylvandro SH, yang semula menuntut pidana penjara masing-masing 4 tahun. Majelis hakim dengan segala pertimbangannya meringankan hukuman terdakwa dengan alasan terdakwa melalui pengacaranya Kencana Tarigan SH meminta agar para terdakwa dihukum seringan-ringannya karena menyesal dan mengakui terus terang perbuatannya.

Sesuai fakta yang terungkap di persidangan, para terdakwa ditangkap anggota Polsek Sidamanik pada Rabu, 27 April 2016 sekira pukul 14.00 WIB di satu warung kopi milik RTU Br S di Dusun Sirumbu Kelurahan Sarimatondang Sidamanik.

Petugas sebelumnya telah mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polsek Sidamanik. Petugas Polsek Sidamanik melakukan razia di warung tersebut dan menemukan dua paket ganja kering di bawah kompor milik RTU Br S, yang diakui adalah milik para terdakwa.

“Kedua terdakwa mengaku membeli ganja tersebut dari A (didakwa dalam berkas terpisah dan telah meninggal dunia di Lapas karena sudah tua dan sakit) seharga Rp 20 ribu. Atas putusan tersebut, kedua terdakwa menyatakan menerima, sedangkan jaksa menyatakan pikir-pikir,” terang Julius. (BS)

Berikan Komentar