Pembunuh Karyawati BCA Divonis 66 Bulan Penjara, Ini Reaksi Terdakwa

oleh -145 views

reaksi-terdakwa garudaonline, Medan | Terdakwa pembunuh Eli Rosida Tarigan, karayawati Bank Central Asia (BCA) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Tomang Elok divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan selama 5 tahun 6 bulan atau 66 bulan penjara.

Terdakwa SG, remaja yang masih berusia 16 tahun ini terbukti ikut serta melakukan penganiayaan hingga menyebabkan Eli Rosida Tarigan meninggal dunia. Mendengar vonis hakim, terdakwa langsung histeris.

Dalam amar putusannya, hakim berpendapat bahwa terbukti SG terbukti melanggar Pasal 365 ayat (3) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 5 tahun 6 bulan,” tandas hakim Fahren dalam sidang yang terbuka untuk umum di Ruang Cakra IV Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (7/12/2016).

Mendengar vonis hakim, terdakwa SG histeris dan mengeluarkan air matanya. Penasehat hukum dan keluarga terdakwa yang hadir di persidangan berusaha menenangkan SG. Namun tetap saja, SG masih menangis. Penasehat hukum terdakwa menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. Hal senada juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aisyah.

Putusan itu lebih rendah dari tuntutan JPU selama 7 tahun penjara. Selain SG, Aisyah juga menyidangkan satu terdakwa lain yang merupakan otak pelaku dalam kasus pembunuhan tersebut yakni MT.

Sebelumnya, jasad Eli Rosida Tarigan itu dibuang di kawasan pemandian alam Tak Gendong, Desa Sukarende, Kutalimbaru, Deliserdang, usai dihabisi oleh kedua terdakwa, Kamis (13/10).

MT selaku pekerja pencucian kendaraan dan SG ditangkap petugas kepolisian di kawasan Lau Cih, Medan Tuntungan. Mobil Eco Sport Ford dengan BK 1377 OW milik Eli dibawa kabur oleh MT yang disebut kenal dengan korban. Selain itu, MT juga mengambil sejumlah uang dan ponsel yang ada di dalam mobil korban.

(endang)

Berikan Komentar