Pembunuhan WN Malaysia Dilatarbelakangi Pembelian Kapal

oleh -553 views
Mayat Mohd Ladzim Bin Abdullah, WN Malaysia yang ditemukan di Dusun III Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai.
Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto, didampingi Kasubdit I Jatanras AKBP Faizal Napitupulu, Kasatreskrim AKP Aron TTS serta Kasubbag Humas AKP Jasmoro merilis pengungkapan kasus pembunuhan WN Malaysia, Sabtu (26/11/2016) di Mapolres Sergai.
Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto, didampingi Kasubdit I Jatanras AKBP Faizal Napitupulu, Kasatreskrim AKP Aron TTS serta Kasubbag Humas AKP Jasmoro merilis pengungkapan kasus pembunuhan WN Malaysia, Sabtu (26/11/2016) di Mapolres Sergai.

 garudaonline, Sergai | Polres Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara berhasil mengungkap kasus pembunuhan WNA (warga negara asing) asal Malaysia Mohd Ladzim Bin Abdullah. Pembunuhan itu dilatarbelakangi oleh pembelian kapal (boat) seharga Rp21 juta antara korban dengan para pelaku.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Eko Suprihanto mengatakan antara korban dengan tersangka Ridwan alias Iwan (41) dan M Fahmi (26) sebelumnya ada hubungan pembelian kapal (boat) seharga Rp 21 juta. Namun kapal yang dijanjikan korban tidak ada alias hanya isapan jempol.

“Karena kapal yang dijanjikan tidak ada, maka muncul keinginan kedua tersangka ingin memiliki uang korban,” ucap Kapolres didampingi Kasubdit I Jatanras AKBP Faisal Napitupulu dan Kasat Reskrim AKP Aron TTS serta Kasubbag Humas AKP Jasmoro, Sabtu (26/11/2016) di Mapolres Sergai.

Menurutnya, kedua tersangka lantas membunuh korban dengan cara dicekik menggunakan tali ikat pinggang milik tersangka Ridwan. Korban dibunuh di dalam mobil APV hitam nopol BK 1914 YE yang dikemudikan oleh Fahmi dalam perjalanan dari Bandara KNIA ke arah Batubara.

“Korban dibunuh pada Senin (14/11/2016) di Jalinsum dekat Kota Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai dan mayat kemudian dibuang di parit daerah Dusun III Desa Liberia Kecamatan Teluk Mengkudu,” jelasnya.

Lanjutnya jenazah korban baru ditemukan dengan kondisi sudah membusuk pada Rabu (16/11/2016). Petugas Polsek Teluk Mengkudu yang mendapat laporan dari masyarakat lalu membawa korban ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi. Belakangan identitas korban diketahui bernama Mohd Ladzim Bin Abdullah.

“Sesaat akan dilakukan autopsi diketemukan pada saku celana korban secarik kertas pesanan tiket pesawat dari Malaysia ke Indonesia atas nama Mohd Ladzim Bin Abdullah. Berbekal informasi itulah, Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai melakukan penyelidikan dan bekerja sama dengan Subdit I Jatanras Polda Sumut,” ucapnya.

Kapolres mengatakan tim gabungan Sat Reskrim Polres Sergai dengan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut menangkap kedua tersangka yakni Ridwan alias Iwan warga Jalan Beringin Pasar III Desa Bogak Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara dan M Fahmi warga Dusun IV Desa Mesjid Lima Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara di Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batubara pada Sabtu (26/11/2016) dini hari.

“Atas perbuatannya itu, kedua tersangka diancam dengan Pasal 338 subs 365 (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” beber Kapolres. (Fidel)

Berikan Komentar