Pengawas Proyek Revitalisasi Terminal Amplas akan Diperiksa

oleh -166 views

garudaonline, Medan | Kejati Sumut terus mengoptimalkan penyidikan kasus dugaan korupsi revitalisasi Terminal Terpadu Amplas yang dikerjakan oleh Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim) Kota Medan bersumber dari APBD Tahun Anggaran (TA) 2014-2015 senilai Rp10 miliar.

Kali ini, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap pengawas atau mandor proyek dalam waktu dekat.

“Kita akan periksa saksi dari pengawas proyek akan diperiksa dalam waktu dekat dan sudah dijadwalkan,” kata ‎Kasubsi Humas dan Penkum, Yos Gernold Tarigan kepada wartawan, Rabu (11/1/2017).

Yos menyebut, pemanggilan terhadap pengawasan proyek‎ untuk mengetahui proses pengerjaan Terminal Terpadu Amplas itu secara fisik yang dikerjakan oleh Distarukim Kota Medan.

“Selain itu, juga untuk melengkapi berkas perkara yang kita tangani saat ini,” sebutnya.

Seperti diketahui, permasalahan yang timbul dalam proyek revitalisasi Terminal Terpadu Amplas ini dikabarkan pelaksanaan pekerjaannya tidak selesai tepat waktu dan pembangunan tidak sesuai dengan kontrak kerja. Sehingga pekerjaan dinilai amburadul serta tidak maksimal.

Akan tetapi, serah terima pekerjaan telah dilaksanakan. Semula proyek dikerjakan awal September 2015 dan harus selesai akhir Desember 2015. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pemko Medan menganggarkan revitalisasi Terminal Amplas senilai Rp10 miliar. Sedangkan untuk revitalisasi Terminal Pinang Baris dianggarkan Rp8 miliar.

(endang)

Berikan Komentar