Penjual Lahan di Kawasan PT PBC Masuk DPO

oleh -287 views

garudaonline, Medan | Penyidik Subdit I/Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, memasukan tersangka penjual lahan di kawasan PT Pancing Bussines Centre (PBC), Harun Aminah (59) daftar pencarian orang (DPO).

“Penyidik sudah menetapkan Harun Aminah sebagai tersangka dan sekarang masuk DPO Polda Sumut sesuai Nomor : DPO/278/XII/2016 Ditreskrimum,” terang Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Minggu (20/11/2016).

Menurut Nainggolan, pihaknya telah mencari tersangka Harun Aminah ke kediamannya di Jalan Kawi No 1 A Medan, Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota dan Jalan Kawi No 11 A, Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota, namun yang bersangkutan tidak ditemukan.

“Karena itu, kita sangat mengharapkan bantuan masyarakat, apabila telah ditemukan tersangka supaya diserahkan ke Direktorat Reskrimum Polda Sumut,” ujar Nainggolan.

Dalam surat DPO yang ditandangani Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah itu, tersangka Harun Aminah disangka melanggar Pasal 385 ayat (1) KUHPidana tentang penyerobotan tanah atau menguasai tanah tanpa izin yang berhak.

Kata Nainggolan, Harun Aminah ditetapkan sebagai tersangka bersama pembeli tanah oknum berinisial BS atas laporan Anton dengan Laporan Nomor : LP/444/IV/2016/SPKT I, tanggal 8 April 2016.

Harun Aminah telah membeli dan menjual lahan PT PBC kepada BS menggunakan SKT Camat setempat pada 1983. Namun belakangan, SKT tersebut telah dibatalkan oleh camat yang sama pada 1984‬.

Berdasarkan informasi diperoleh, riwayat tanah milik PTPN II. Pada 1996, PTP II melepaskan tanah tersebut kepada eks karyawannya. Kemudian lahan tersebut dijual ke PT Pangribta hingga akhirnya dibeli PT PBC. (g/10)

Berikan Komentar