Penjual Sabu Dituntut 8 Tahun, Pembeli 1,5 Tahun

oleh -442 views

garudaonline – Simalungun | Bambang Dariah Yan Dinata (42) warga Jalan Melati, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat dituntut 8 tahun penjara denda Rp 800 juta dan subsider 3 bulan penjara dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.

Terdakwa terbukti sebagai penjual sabu dipersalahkan melanggar pasal 114 (1) Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sedangkan 2 orang terdakwa lainnya Julianto alias Anto (37) dan Solin Damanik (30) keduanya warga Sait Buttu Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun masing-masing dituntut 1,5 tahun penjara.

Keduanya dipersalahkan jaksa Augus Vernando Sinaga melanggar pasal  127 huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 ji pasal 55 (1) ke 1 KUHP penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri secara bersama-sama.

Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan terbuka untuk umum, Selasa (21/12/2016) dipimpin majelis hakim Roziyanti.

Menurut jaksa, Bambang ditangkap petugas Polsek Sidamanik di rumahnya pada Senin, 6 Juni 2016 sekira pukul 09.00 WIB.

Penangkapan tersebut berdasarkan pengakuan terdakwa Julianto yang mengaku membeli sabu seharga Rp 150 ribu dari Bambang pada hari Minggu, 5 Juni 2016 sekira pukul 12.30 WIB di lokasi air terjun Bah Biak, Kecamatan Sidamanik

Saat Julianto menggunakan sabu bersama Solin Damanik, langsung ditangkap petugas Polsek Sidamanik yang telah mendapat informasi. Petugas menyita sisa satu dan peralatan untuk menggunakan sabu pipet, mancis, kompeng karet, jarum dan bong (alat hisap sabu).

Sedangkan dari rumah Bambang ditemukan sepaket sabu dalam plastik klip seberat 0,17 gram dan alat hisap juga plastik klip kosong.

Atas tuntutan itu, para terdakwa didampingi pengacara Antoni Sumihar Purba secara lisan mohon agar hukumannya diringankan oleh majelis hakim. “Kami menyesal bu hakim,” ucap para terdakwa.

Majelis hakim akan mempertimbangkannya dalam putusan pada sidang Senin (27/12/2016) mendatang.(HT)

Berikan Komentar