Penyuap Irman Gusman Dituntut Empat Tahun Penjara

oleh -154 views

garudaonline – Jakarta | Terdakwa kasus dugaan suap pengupayaan kuota impor gula Bulog, Xaveriandy Sutanto dan istrinya, Memi, dituntut masing-masing empat dan tiga tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Menyatakan terdakwa Xaveriandy Sutanto dan Memi bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata jaksa KPK, Arif Suhermanto saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Selasa (13/12/2016).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa satu Xaveriandy Sutanto berupa pidana penjara selama 4 tahun dikurangkan seluruhnya dari masa penahanan yang telah dijalani dan pidana denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan,” lanjutnya.

Namun untuk Memi, Jaksa Penuntut Umum menuntut dengan pidana penjara lebih ringan yakni 3 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Atas perbuatannya, Sutanto dan Memi diyakini telah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Kasus ini merupakan buntut dari Operasi Tangkap Tangan KPK pada 16 September lalu. Saat itu, Xaveriandy dan Memi menemui Eks Ketua DPD RI, Irman Gusman, di kediamannya untuk menyerahkan uang sebesar Rp 100 juta.

Tak lama Xaveriandy, Memi dan Irman dijaring KPK dalam OTT.(TM)

Berikan Komentar