Perampok Senpi Perwira Polisi Sudah Delapan Kali Beraksi

oleh -529 views
Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah didampingi Kepala Timsus AKBP Sandy Sinurat SIK, dan AKBP Faisal Napitupulu memperlihatkan barang bukti senpi, Senin (17/10).

garudaonline – Medan | Dua anggota komplotan perampok senjata api (senpi) milik Kanit Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, Ipda C Hartono ternyata sudah delapan kali beraksi.

“Berdasarkan penyidikan, sindikat perampok gembos ban tersebut sudah delapan kali beraksi di sejumlah daerah, seperti di Delitua, Tanjungmorawa, dan kawasan Serdangbedagai (Sergai),” sebut Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah, Senin (17/10/2016).

Lebih lanjut didanpingi Katimsus, AKBP Sandy Sinurat SIK, dan Kasubdit III/Umum AKBP Faisal Napitupulu, Nurfallah menjalaskan bahwa pihaknya saat ini melakukan pengembangan terkait uang Rp87 juta milik Ipda Hartono.

“Kita masih melakukan pengembangan soal jumlah uang yang dicuri. Karena kata korban, uang yang hilang sebanyak Rp87 juta, bukan Rp17 juta,” ujar Nurfallah.

Kalau modus sindikat ini naik sepeda motor berdua. Yang dibonceng memasang paku di kakinya. Pada saat mobil melintas, biasanya di lampu merah, diletakkan di ujung kaki tersanga yang sudah dipasang paku di bawah ban mobil yang tengah melintas.

Tersangka mengetahui paku sudah dilindas korbannya setelah kakinya terkena ban mobil. Sekira 100 meter kemudian, mobil itu berhenti, dan tersangka beraksi menjarah barang-barang di dalam mobil.

Sementara, kedua tersangka Deny Syahputra (27) dan Edwin Sijabat (28), mengaku ketika beraksi mereka hanya berdua.

“Cuma berdua saja pak, nggak ada yang lain,” jawab Deny Syahputra ketika ditanya Nurfallah.

Tersangka mengaku, jumlah hasil rampokan terbanyak adalah milik Kanit Narkoba Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, Ipda C Hartono.

“Yang ini paling banyak pak,” kata tersangka yang mendapat tembakan di kaki kanannya itu.

Sebelumnya, dua tersangka perampok gembos ban, Deny Syahputra dan Edwin Sijabat di kos-kosan Jalan Selamat dan Jalan Busi, Kecamatan Medan Kota, Selasa (11/10) malam lalu.

Keduanya ditangkap atas kasus pencurian senjata api (senpi) jenis revolver dan uang Rp87 juta milik Kanit Narkoba Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, Ipda C Hartono.
Edwin Sijabat dipelor polisi karena dianggap tidak kooperatif.

Untuk diketahui, Timsus Dit Reskrimum Polda Sumut dan Resmob Gegana Brimob Polda Sumut berhasil membekuk kedua perampok yang menggondol senpi jenis revolver dan uang Rp87 juta milik Kanit Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, Ipda C Hartono Nababan dari mobil yang dikendarai korban.

Dua tersangka beraksi di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Jalan SM Raja, kawasan Simpang Limun, Medan, Kamis (6/10) siang lalu.

Peristiwa itu dilaporkan Ipda C Hartono Nababan ke Polsek Patumbak hingga tersangka berhasil ditangkap. (g/10)

Berikan Komentar