Perampok Tewaskan Wanita Paruh Baya di Sunggal Ditangkap

oleh -494 views
Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Daniel Marunduri SIK (kiri) didampingi Kanit Reskrimnya AKP Nur Istiono (kanan) merilis hasil tangkapan tersangka begal yang tewaskan seorang wanita paruh baya di Sunggal.
Wanita paruh baya korban begal tewas di rumah sakit.
Wanita paruh baya korban begal tewas di rumah sakit.

garudaonline – Medan | Seorang dari dua anggota kawanan begal yang merampok dan menewaskan wanita paruh baya di Jalan Gatot Subroto KM 7, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal pada pada Kamis (5/1/2017) lalu, berhasil ditangkap personel Reskrim Polsek Sunggal.

Tersangka MI (16) ditangkap polisi di rumahnya di Jalan Gatot Subroto, Medan Helvetia, Rabu (11/1/2017). Darinya disita barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Beat BK 6395 AEL, 1 potong baju kaos warna biru dan 1 potong celana jeans warna biru.

Kapolsek Medan Sunggal, Komisaris Polisi (Kompol) Daniel Marunduri SIK dalam keterangan persnya menjelaskan, aksi perampokan tersangka dilakukan pada Kamis (5/1/2017) sekira pukul 09.00 WIB lalu.

“Saat itu korban, Sampir (58) warga Jalan Slotong, Kecamatan Secanggang, Langkat sedang menumpang becak yang dikendarai oleh Paidi dengan tujuan Pinang Baris. Namun pada saat melintasi di Jalan Gatot Subroto KM 7, Kelurahan Lalang, Medan Sunggal, tiba-tiba dari arah samping sebelah kiri datang tersangka dan temannya.

Saat itu tersangka dan temannya mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih lis hijau. Mereka langsung memepet becak yang ditumpangi oleh korban dan kemudian menarik tas sandang milik korban,” kata Kompol Daniel didampingi Kanit Reskrimnya AKP Nur Istiono dan Panit Reskrim Iptu Martua Manik.

Korban yang menyadari tas sandangnya ditarik tersangka berusaha untuk mempertahankannya sehingga terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku. Pada saat bersamaan, tukang becak yang membawa korban langsung menabrakkan becaknya ke arah sepeda motor tersangka sehingga salah seorang tersangka yang di bonceng melompat dan kemudian menarik tas korban sehingga korban terjatuh ke aspal.

Setelah menguasai tas korban, tersangka dan temannya langsung melarikan diri dengan membawa tas warna pink mera bella berisikan uang senilai Rp900.000 milik korban.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian kepala dan di bawa ke Rumah Sakit (RS) Sundari. Namun karena lukanya cukup parah, korban dirujuk ke RS Imelda. Lima hari dirawat di RS Imelda, tepatnya pada Selasa (10/1/2017) sekitar pukul 11.00 WIB, kita mendapat kabar bahwa korban telah meninggal dunia.

Tindakan yang telah kita lakukan cek TKP, periksa saksi-saksi, sita rekaman CCTV yang ada disekitar lokasi kejadian. Hasilnya, kita dapat menangkap seorang dari dua tersangka, seorang lagi masih kita cari,” papar Daniel.

Dalam pemeriksaan, sambung Daniel, tersangka MI mengaku sudah 7 kali beraksi, merampok dengan modus yang sama masing-masing di Jalan Gatot Subroto 5 kali, Sei Batanghari, dan tomang elok.

(iwan)

Berikan Komentar