Polda Sumut Tangkap Tersangka Pembobol ATM

oleh -158 views
Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah didampingi Kasubdit III/Jahtanras, AKBP Faisal Napitupulu memberikan keterangan terkait penangkapan tersangka pembobol ATM.

garudaonline – Medan | Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut menangkap tersangka pembobol ATM, Ahmad Taufiq Nasution alias Bin Ali Musa Nasution (40).

Direktur Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah didampingi Kasubdit III/Jatanras AKBP Faisal Napitupulu mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya di Jalan Mateorologi, Kelurahan Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Senin (23/1/2017).

“Tersangka ditangkap saat minum kopi di rumahnya. Saat ini kita masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya,” kata Kombes Nurfallah dalam keterangan persnya, Senin (23/1/2017) siang tadi.

Dijelaskan, tersangka ditangkap setelah mencuri uang seorang nasabah salah satu bank atas nama Susi Siregar (22) warga Jalan Pertahanan Desa Patumbak,
Kecamatan Patumbak, Kabupaten Delirerdang dengan modus memasukkan tusuk gigi ke lubang mesin ATM.

“Saat korbannya panik, tersangka datang melakukan transaksi dengan ‘kartu joker’. Tersangka berpura-pura membantu korban dengan cara memaksakan kartu ATM korban ke lubang mesin. Karena tidak bisa masuk dan keluar, pelaku kemudian meminta korban untuk mencari pinset agar bisa mencongkel kartunya yang tertinggal,” jelas Nurfallah.

Setelah itu, sambungnya, tersangka meminta korban untuk memasukkan Nomor Personal Identification Number (PIN).

“Tersangka kemudian menghafal PIN korban. Setelah korban berusaha mencari pinset, tersangka kemudian menukar kartu ATMnya,” sebutnya.

Selanjutnya, tersangka menyuruh korban untuk pergi ke kantor cabang bank terdekat untuk memblokir kartunya yang tertinggal di dalam.

“Waktu senggang dari Mesin ATM itulah dimanfaatkan tersangka menguras uang dari kartu korban hingga total kerugiannya Rp24,5 juta,” jelasnya.

Dari tersangka disita belasan kartu ATM dari berbagai bank, satu BPKB, tusuk gigi, HP, satu mesin ECD biru merk BCA, cincin emas dan sejumlah buku tabungan.

“Ini pemain lama dan sudah lama bermain,” pungkasnya menambahkan, tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

(g/10)

Berikan Komentar