Poldasu Limpahkan Ramadhan Pohan Senin Pekan Depan

oleh -274 views

garudaonline – Medan | Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut memastikan, akan kembali melakukan pelimpahan tahap II ke Kejatisu soal kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp4,5 miliar dengan tersangka Ramadhan Pohan dan Savita Linda Hora Panjaitan. Itu dilakukan menyusul pelimpahan sebelumnya ditolak Kejatisu pada 29 November.

Menurut Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah, penyidik Subdit II/Harda-Tahbang akan melakukan pelimpahan tahap II kembali ke Kejatisu pada Senin (5/12) pukul 10.00 WIB.

“Saya sudah koordinasi dengan Jaksa untuk itu (kasus RP),” ujar Fallah di kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (2/12) siang.

Kata dia, Selasa (29/11) lalu, penyidik sudah menyerahkan barang bukti dan tersangka ke Kejatisu dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp4,5 miliar, namun ditolak.

Menurut Fallah, penolakan yang dilakukan Kejatisu karena penyerahan yang dilakukan Polda Sumut tidak lengkap. Sebab, penyidik Subdit II/Harda-Bangtah hanya memboyong mantan Calon Wali Kota Medan.

“Tidak, bukan itu (hanya RP yang diserahkan). Jaksa saja yang belum siap,” tuding mantan Direktur Reskrimum Polda Aceh tersebut,  menjawab penolakan pelimpahan tahap II dari Kejatisu.

Menurut Fallah, pelimpahan tahap II yang dilakukan penyidik pada Senin mendatang, lengkap beserta dua tersangkanya.

Sebelumnya, mantan Calon Wali Kota Medan, Ramadhan Pohan datang menghadap ke penyidik Subdit II/Harda-Tahbang, Selasa (29/11). Dengan mengenakan kaos hitam dan celana jeans, Ramadhan tiba di Polda Sumut pukul 10.00 WIB.

Wakil Sekjend Partai Demokrat ini menjalani pemeriksaan hingga 2 jam. Bahkan, yang bersangkutan juga melewati pemeriksaan medis tim dokter Bid Dokkes Polda Sumut sekira 30 menit, sebelum diserahkan penyidik Polda Sumut ke Kejatisu.

(g/10)

Berikan Komentar