Polrestabes Medan Lakukan OTT di Jembatan Timbang Sibolangit

oleh -469 views
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto (tengah), Kasatreskrim Kompol Fahrizal (kiri) dan Kanit Tipidter Iptu Ucox Rambe memperlihat barang bukti uang hasil pungli tiga oknum pegawai Dishub Sumut.

garudaonline, Medan | Personel Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polrestabes Medan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Unit Pelaksana

Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara di Jalan Jamin Ginting Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.

Dari operasi itu, polisi menangkap tiga oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara (Dishub Sumut) yang kedapatan melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap para sopir truk, sekaligus menyita barang buktinya berupa uang diduga hasil pungli sebanyak Rp7.103000, dan lain sebagainya.

Ketiga oknum pegawai Dishub Sumut yang tertangkap OTT tersebut, EP (54) warga Jalan Bungan Ester Gang Nusa Indah, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, PH (56) warga Jalan Makmur Dusun V Dahlia Desa Sambirejo, Kecamatan Percut Seituan, dan HBL (48) warga Jalan Brigjen Katamso, Medan.

Menurut Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, para tersangka ini memiliki peran masing-masing dalam menjalankan aksi punglinya. Tersangka EP berperan mengambil buku KIR dan uang dari sopir untuk diserahkan kepada tersangka PH. Lalu, sebagian uang disisihkan dan dimasukan ke dalam plastik hitam.

“Sebaliknya, peran tersangka PH menerima uang dari tersangka EP, HBL, dan AR. Dia juga yang menuliskan ke dalam blok bukti hasil penimbangan dan bukti pembayaran denda sebesar Rp100.000, dan sisinya disimpan di dalam laci.

Kalau HBL berperan mengambil buku KIR dan uang dari sopir untuk diserahkan kepada tersangka PH. Lalu sebagaian uang disisihkan dan dimasukan ke dalam plastik,” kata Mardiaz didampingi Kasatreskrimnya Kompol Fahrizal, Jumat (21/10/2016).

Dikatakan, para tersangka masih dilakukan pemeriksaan. Mereka dipersangkakan dengan Pasal 12 huruf UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagai mana diubah dengan UU No20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Yo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana Subs Pasal 12 A ayat (2) UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) KUHPidana. (g/01)

Berikan Komentar