Pulang Futsal, Penjaga Rumah Gubsu Dibegal

oleh -164 views

garudaonline – Medan | Masyarakat Medan semakin. Pasalnya, tindak kriminal ‘Begal’ hampir tiap malam terjadi, khususnya di kawasan Percut Sei Tuan. Sasarannya pun tak pandang bulu.

Termasuk Satpol PP yang bertugas sebagai penjaga rumah Gubernur Sumut ikut dihajar begal, Jumat (25/11).

Informasi yang diperoleh, korban bernama Abdul Mutaqin. Ia mendatangi kantor Polsek Percut demi melaporkan kejadian perampokan yang menimpanya.

Korban mengatakan, pagi itu ia bersama temannya Tazri Hasibuan, baru selesai main Futsal di Jalan Dr Mansur. Lalu mereka beranjak pulang. Seperti biasa, korban pun mengantarkan temannya pulang ke Jalan Ampera /Jalan Buluh Perindu Kecamatan Medan Tembung. Tiba-tiba laju kendaraan korban terhenti, saat dipepet lima orang yang mengendarai tiga sepeda motor, persisnya di Persimpangan Jalan Buluh Perindu.

Begitu korban berhenti, para pelaku langsung mengancam akan membunuh korban, sambil menodongkan golok. Lalu satu dari pelaku langsung mencabut kunci kontak sepeda motor korban Yamaha Vixion berplat BK 2366 AFE.

Demi keselamatan dirinya, korban dan temannya pasrah saat sepeda motornya dirampas komplotan Begal itu. Pagi dini hari itu, korban dan rekannya terpaksa pulang jalan kaki ke rumahnya di Jalan Jermal XVI Medan Denai.

Korban yang mengaku bertugas sebagai penjaga rumah Gubernur Sumut, T. Ery Nuradi menambahkan, saat kejadian itu terasa mengerikan, lantaran semua pelaku menodongkan golok padanya. Tidak ada pula orang yang melintas. “Kalau kami lawan, pastilah kami dibunuh mereka,” ungkap Korban yang masih terlihat shock didampingi temannya Tazri Hasibuan.

Korban menjelaskan, mereka biasa main Futsal di Jalan Dr Mansur, mulainya pukul 22.00 WIB hingga pukul 00 WIB dini har. “Kami memang tak langsung pulang. Minum TST dulu di warkop. Usai minum baru kami pulang,” tambah Korban.

Korban berharap, kepada pihak kepolisian bisa lebih ekstra bekerja agar masyarakat lebih nyaman di jalan, walau pun di malam hari. “Jangan setelah korban berjatuhan, baru petugas bekerja ekstra, apalagi masalah ‘Begal’ ini, sudah banyak yang jadi korban,” beber Abdul Mutaqin.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato, mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban. “Laporannya sudah kita terima, akan kita tingkatkan terus pengawasan melalui patroli Keliling, seperti biasanya,” pungkasnya.(sor/wan)

Berikan Komentar