Pura-Pura Beli Obat, Vario Dilarikan

oleh -984 views

garudaonline – Asahan | Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reskrim Polres Asahan berhasil meringkus 2 orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di tempat berbeda, Kamis malam (10/11/2016)

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Bayu Putra Samara, Jumat (11/11/2016) menuturkan, kedua pelaku yang diamankan berinisial CW als I (30), warga Jalan Budi Utomo Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kisaran Timur dan PES (30) warga Sijabut Teratai, Kecamatan Air Batu.

Menurut Bayu, kedua pelaku sebelumnya mencuri sepeda motor Honda Vario warna hitam nomor polisi (nopol) BK 6562 VAY milik Ernawati, warga Jalan Budi Utomo Lingkungan I Kelurahan Siumbut-umbut, Kecamatan Kisaran Timur, Sabtu (5/11/2016) sekira pukul 17.30 WIB.

Awalnya  kedua tersangka mengendarai sepeda motor Honda Supra X warna hitam biru milik ES melintas di Jalan Budi Utomo. Tepatnya di Apotik Hati Husada, keduanya melihat sepeda motor Vario yang kunci kontaknya terpasang.

Lalu CW turun dan pura-pura membeli obat anti biotik pada Ernawati. Selanjutnya korban mencari obat di ruang bagian belakang. Hal ini dimanfaatkan tersangka mengambil sepeda motor milik korban yang sedang terparkir di teras rumah.

Korban yang mengetahui sepeda motornya dicuri lalu melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Asahan. Tim Jatanras yang dipimpin Kanit nya Ipda M Khommaini langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan.

Berkat rekaman CCTV, polisi akhirnya berhasil meringkus kedua pelaku. CW ditangkap di kos-kosan Gang Bahagia No 6 Kelurahan Mutiara dan selanjutnya meringkus PES di rumahnya.

“Dari hasil pemeriksaan, keduanya sudah sudah 2 kali melakukan aksi curanmor yakni di Jalan Siumbut-umbut dan Jalan Cokroaminoto, Kisaran, karena korbannya lalai meninggalkan kunci kontak di sepeda motor,” sebut Bayu.

Menurutnya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat 1 KUHPidana tentang pencurian, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Kita menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati memarkirkan sepeda motornya dan mencabut kunci kontak dan dikunci stang agar mempersulit pelaku curanmor,” sebut Bayu mengakhiri.(HT)

Berikan Komentar