Ramadhan Pohan Didakwa Tipu Anak dan Ibu Rp15,3 Miliar

oleh -203 views
Ramadhan Pohan menghadiri sidang perdana dengan agendakan pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU), Emmy SH di PN Medan, Selasa (3/1/2017).

garudaonline, Medan | Pengadilan Negeri (PN) Medan menggelar sidang perdana kasus dugaan penipuan dengan terdakwa Ramadhan Pohan dan Savita Linda Hora Panjaitan (berkas terpisah), Selasa (3/1/2017).

Dalam persidangan, keduanya didakwa telah melakukan penipuan terhadap Laurenz Henry Hamonangan (LHH) serta ibunya, RH br Simanjuntak hingga menyebabkan kerugian sebesar Rp15,3 miliar.

Dalam amar dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sabarita Siahaan, awalnya Laurenz tidak mengenal Ramadhan. Dia mengenal Ramadhan dari Savita. Dari sejumlah pertemuan, Laurenz mengaku terbujuk rayu dan janji hingga mau memberikan uang sebesar Rp4,5 miliar untuk kepentingan Ramadhan Pohan yang maju sebagai calon Wali Kota Medan dalam Pilkada Tahun 2015-2020.

Uang tersebut diserahkan di posko pemenangan pasangan Ramadhan Pohan dengan Eddy Kusuma (REDI).

“Laurenz percaya karena Ramadhan menyerahkan kepadanya selembar cek bernilai Rp4,5 miliar dan berjanji akan memberi uang imbalan saat mengembalikan pinjaman sebesar Rp600 juta,” kata JPU di Ruang Cakra VI PN Medan.

Namun, janji tinggal janji, bahkan cek yang diberikan tersebut tidak dapat dicairkan karena dananya tidak mencukupi. Apalagi Ramadhan selalu mengelak saat ditagih pembayaran. LHH pun mengadu ke pihak kepolisian.

Selain itu, RH br Simanjuntak juga melaporkan Ramadhan Pohan ke Mapoldasu tanggal 18 Maret 2016 lalu. Dia melapor karena juga merasa ditipu oleh Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat itu sebesar Rp10,8 miliar.

JPU menjerat keduanya melanggar Pasal 378 Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

(endang)

Berikan Komentar