Sakit Kanker Payudara, Terpidana Kasus Korupsi Batal Dieksekusi

oleh -319 views

garudaonline, Medan | Terpidana kasus korupsi kredit fiktif di Sentra Kredit Menengah (SKM) BNI Cabang Pemuda Medan, Titin Indrayani masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Siloam, Jakarta karena penyakit kanker payudara stadium IV yang diidapnya.

Alhasil, mantan Relationship BNI SKM Cabang Pemuda Medan itu batal dieksekusi oleh jaksa penuntut umum (JPU) Firman Halawa.

“Beliau (Titin) masih dirawat. Belum bisa dilakukan eksekusi,” kata Firman saat ditemui wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (9/1/2017).

Sejak dibantarkan ke RS Siloam awal Mei 2015, Titin yang kini berstatus janda masih menjalani perawatan. Jika keadaannya sudah membaik, jaksa akan melakukan eksekusi.

“Kita tunggu dulu sampai keadaannya sudah membaik,” tegas Firman.‬

Sementara terdakwa lain dalam kasus sama, Radiyasto selaku Pimpinan SKM BNI Cabang Pemuda hingga kini pihak Kejari Medan belum menerima salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA).

Salinan putusan kasasi MA diterima jaksa pada tanggal 13 April 2016. MA menguatkan putusan Pengadilan Tinggi Medan yang menghukum Titin selama 4 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsidair 6 bulan kurungan.

MA menyatakan Titin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama serta melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

(endang)

Berikan Komentar