Saksi Tak Hadir, Sidang Korupsi Pembangunan Rusunawa Sibolga Ditunda

oleh -217 views

garudaonline, Medan | Persidangan kasus dugaan korupsi pada pembangunan rusunawa di Kota Sibolga Tahun Anggaran (TA) 2012 senilai Rp 6,8 miliar dengan dua terdakwa yakni Adely Lis alias Juli selaku Direktur PT Putra Ali Sentosa dan ‪Januar Efendy Siregar selaku mantan Plt Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Pemko Sibolga, terpaksa ditunda, Kamis (17/11/2016).

Pasalnya, Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk yang dipanggil menjadi saksi tidak hadir karena memenuhi undangan dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dalam rangka sebagai peserta konfrensi menyambut Hari Antikorupsi Internasional 2016 di Jakarta.

“Saksi (Syarfi) yang kita panggil tidak hadir karena memenuhi undangan dari KPK. Suratnya sudah kita terima,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Netty Silaen saat dikonfirmasi wartawan. Atas ketidakhadiran itu, majelis hakim kembali memerintahkan JPU untuk memanggil kembali Syarfi Hutauruk.

“Kita akan jadwalkan panggilan kedua kepada saksi (Syarfi) untuk hadir persidangan pekan depan,” tandas Netty.

Dalam surat yang ditandatanganinya, Syarfi Hutauruk menyampaikan permohonan maaf atas dirinya batal hadir sebagai saksi. Melalui surat permohonan, Syarfi menyebut, sesungguhnya ia sangat berkenan penuhi panggilan menghadiri sidang.

Tak hanya undangan dari KPK, dalam surat itu juga tercantum bahwa Syarfi Hutauruk bakalan disibukkan dengan sejumlah jadwal padat menjelang pengujung bulan ini.

Syarfi akan mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BPJS yang diikuti Bupati dan Walikota se-Indonesia di Jakarta pada tanggal 21-22 November 2016.

Selanjutnya, Syarfi mengikuti acara dengan Presiden Joko Widodo di Nusa Tenggara Barat Tentang Inovasi Teknologi dan Tepat Guna pada tannggal 23-24 November 2016.

Dalam kasus ini, hanya Januar yang ditahan. Sedangkan Adely Lis tidak dilakukan penahanan meski beberapa waktu lalu sempat ditahan di Rutan Klas I Tanjung Gusta Medan.

Tidak dilakukannya penahanan terhadap Adely Lis karena yang bersangkutan mengidap penyakit jantung yang memaksakan harus dirawat secara intensif. (Endang)

Berikan Komentar