Sempat Divonis Onslagh, Ahok Dihukum MA 3 Tahun Penjara

oleh -200 views

garudaonline, Medan | Mahkamah Agung (MA) menghukum Juhari alias Ahok selama 3 tahun penjara. Warga Jalan KL Yos Sudarso Gang Bureng No 2, Kecamatan Medan Deli itu terbukti bersalah telah melakukan penipuan dan penggelapan sebesar Rp7 miliar terhadap Jansen Wiliem dan Agus Prawira.

“MA memvonis Juhari alias Ahok bersalah melakukan penipuan dan penggelapan. Dia divonis selama 3 tahun penjara,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aisyah saat dikonfirmasii wartawan, Minggu (6/11/2016).

Ahok sempat tersenyum karena majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan yang diketuai Parlindungan Sinaga memvonisnya lepas dari tuntutan hukum (onslagh).

Menurut hakim saat itu, terdakwa Juhari memang ada melakukan perbuatan. Namun, perbuatan itu bukan pidana melainkan wanprestasi (ingkar janji). Di MA, Ahok terbukti melanggar Pasal 372 dan 378 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan. “Petikan putusan dari MA kita terima akhir Oktober 2016 lalu,” tambah Aisyah.

Menurut Aisyah, pihaknya belum melakukan eksekusi terhadap Juhari alias Ahok. Pasalnya, lanjut Aisyah, pihaknya akan melakukan eksekusi jika sudah menerima salinan putusan dari MA. “Setelah ada salinan putusan, baru kita akan eksekusi,” lanjutnya.

Aisyah menyebut, pihak PN Medan akan memberitahu terlebih dahulu ke Juhari alias Ahok soal petikan putusan MA tersebut.

“Pihak PN Medan memberitahu terlebih dahulu ke pihak Juhari alias Ahok tentang putusan MA,” sebut jaksa berjilbab ini. (Endang)

Berikan Komentar