Seorang Ibu di Medan Tewas Tertembak saat Gendong Anaknya

oleh -254 views
Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri SIK, dan Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatna SH SIK melakukan penyelidikan di lokasi penembakan yang menewaskan seorang ibu rumah tangga. Korban tewas tertembak saat mengendong balitanya,

garudaonline, Medan | Seorang ibu rumah tangga, Indri Wahyuni (27) roboh bersimbah darah diterjang peluru dibagian tengkuk kepalanya di depan rumahnya Komplek Tor Ganda, Blok E No 21 Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan.

Salah seorang saksi mata kejadian, Linda (30) menjelaskan, sebelum penembakan terjadi, sempat terjadi cek cok mulut antara Syaiful, suami korban dengan pelaku berjumlah tiga orang yang datang menaiki mobil Terios ke rumah korban di Komplek Tor Ganda No 21 Blok E.

Dari pandangan Linda, pelaku berupaya membawa Syaiful Rizal, yang tak lain suami korban ke dalam mobil, namun istri korban tidak terima, kemudian menghalangi pelaku.

“Awalnya sudah ribut ribut, jadi istrinya menghalangi saat suaminya mau dibawa,” kata Linda salah seorang saksi mata.

Dijelaskannya, sesaat ribut, suami korban Syaiful seketika melarikan diri dengan tangan terborgol. Linda mengatakan, pelaku kemudian mengambil tindakan tegas, dengan memuntahkan peluru.

Nahas, peluru mengenai korban yang saat itu menggendong anak perempuannya yang masih berusia dua tahun, wanita ini pun tersungkur jatuh ke dalam parit di depan rumahnya. “Korban jatuh dan masuk ke dalam parit, sambil memegang anaknya,” katanya.

Warga sekitar yang mendengar suara tembakan, beringsut keluar mendatangi TKP, sedangkan pelaku kabur tancap gas mengendarai mobil Terios.

“Setelah pelaku penembakan pergi, suaminya datang dengan tangan terborgol sebelah kiri, terus dibawa ke RS Adam Malik naik mobil pajero, dibantu warga sini juga,” tambah warga sekita bernama Chandra.

Sementara atas kejadian ini, petugas kepolisian Polrestabes Medan, Polsek Delitua dan Polsek Sunggal, melakukan penyelidikan di lokasi. Terlihat sebutir selongsong peluru berada di lokasi, belum diketahui jenis FN atau revolver.

“Diduga ditembak dengan senjata jenis pistol,” kata Kasat Reserse Kriminal Polresta Medan Kompol Fahrizal.

Dijelaskannya, penembakan terhadap Indri terjadi di hadapan suaminya, Syaiful Rizal. Bahkan saat itu korban disebut tengah menggendong anaknya yang masih balita.

“Ada ribut-ribut bertengkar, pelaku menembak ke arah kepala korban,” jelas Fahrizal.

Setelah penembakan itu, pelaku langsung kabur. Sementara korban dilarikan ke RSUP Adam Malik Medan. Namun, nyawanya tidak dapat tertolong. “Dari RSUP Adam Malik rencananya akan kita bawa ke RS Bhayangkara Medan,” tandas Fahrizal. (g/01)

Berikan Komentar