Sianida Kembali Beraksi, Anton Racun Dua Orang hingga Tewas

oleh -195 views

garudaonline – Jakarta | Anton alias Aji resmi menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap dua jenazah yang ditemukan di Limo, Depok. Pelaku membunuh keduanya dengan cara meracun menggunakan potasium sianida.

Saat ditemui di Markas Kepolisian Resor Kota Depok, Anton mengakui telah membunuh dua korban tersebut. Racun Potasium Sianida digunakan pelaku dengan cara dicampur ke dalam kopi.

“Membunuh dengan cara diracun yang dicampur ke dalam kopi,” kata Anton, Selasa (4/10/2016).

Berdasarkan pengakuannya, dia meracun korban di sebuah warung kopi di sekitar padepokan Satrio Aji. Korban diajak bertemu disana karena dijanjikan bisa menggandakan emas.

Korban lantas tergiur dengan rayuan pelaku, hingga akhirnya mendatangi lokasi. Diketahui pelaku sendiri merupakan pemimpin padepokan tersebut.

Anton mengatakan, potasium dibelinya dari sebuah kawasan di daerah Jawa Timur. Pengakuannya, potasium sudah dimiliki jauh sejak rencana pembunuhan kepada korban dilakukan.

“Belinya sudah lama. Saya beli dari Jawa Timur,” ujar Anton.

Setelah sukses meracun kedua korban lantas pelaku langsung membuang mayat di saluran air. “Setelah diracun kedua korban saya bawa pakai mobil dan saya geletakkan di saluran air,” pungkasnya.

Sebelumnya ditemukan dua jenazah di Limo, pada Sabtu (1/10/2016) kemarin. Keduanya beridentitas Ahmad Sanusi (20), dan Shendy Eko (29).

Sanusi ditemukan mengenaskan dalam kondisi badan miring pada sebuah parit di Jalan Makam Kopo, Limo, Depok. Sementara Shendy ditemukan dalam kali di Jalan Pertanian Raya, Limo, Depok tidak jauh dari lokasi ditemukannya jenazah Sanusi.

Terinspirasi Jessica

Anton alias Aji, ditangkap karena melakukan pembunuhan terhadap dua orang dengan modus memasukkan racun dalam kopi. Anton mengeksekusi korban karena terinspirasi kasus ‘kopi sianida’ dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso.

“Iya dia terinspirasi sama kasus Jessica,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Komisaris Polisi (Kompol) Teguh Nugroho, Selasa (4/10/2016).

Diketahui tersangka juga sudah merencanakan pembunuhan terhadap kedua korban sejak lama. Karena dia ingin menguasai harta korban.

“Jadi sudah merencanakan lama,” lanjut Teguh.

Sementara itu, Kepolresta Depok Komisaris Besar (Kombes) Harry Kurniawan memastikan korban tewas diracun. “Dari autopsi rusak di lambung korban,” pungkas Harry.

Berdasarkan pengakuan tersangka, dia membunuh keduanya dengan cara meracun menggunakan potasium sianida. Racun tersebut dicampur pelaku dengan cara dimasukkan ke dalam kopi.

Sebelumnya ditemukan dua jenazah di Limo, pada Sabtu (1/10/2016) kemarin. Keduanya beridentitas Ahmad Sanusi (20), dan Shendy Eko (29).

Sanusi ditemukan mengenaskan dalam kondisi badan miring pada sebuah parit di Jalan Makam Kopo, Limo, Depok. Sementara Shendy ditemukan dalam kali di Jalan Pertanian Raya, Limo, Depok tidak jauh dari lokasi ditemukannya jenazah Sanusi.(Kr)

Berikan Komentar