Sidang Korupsi Bank Sumut, Eks Pimpinan Divisi Sebut Bayar Sewa Tanpa Penandatanganan Kontrak

oleh -244 views

garudaonline, Medan | Sebelum menjabat menjadi Pimpinan Divisi Umum PT Bank Sumut, Julius Syah menyebut sudah ada pembayaran uang sewa pengadaan 294 unit mobil dinas operasional senilai Rp 17 miliar yang bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) Tahun 2013, ke CV Surya Pratama meski belum ada penandatanganan kontrak.

Keputusan itu telah disetujui oleh dua direksi yakni Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut, Edie Rizliyanto dan mantan Direktur Operasional (Dirops) PT Bank Sumut, Muhammad Yahya.

Hal itu dikatakan Julius saat bersaksi untuk terdakwa Muhammad Yahya dan M Jefri Sitindaon selaku mantan Asisten III Divisi Umum Bank Sumut di Ruang Aula Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (17/11/2016).

“Keputusan dua direksi yaitu pak Yahya serta pak Edie yang menjabat Direktur Bisnis dan Syariah saat itu, menyetujui melakukan pembayaran uang sewa mobil ke CV Supra (Surya Pratama). Padahal kontrak belum ditandatangani,” kata Julius dihadapan majelis hakim yang diketuai Achmad Sayuti itu.

Julius menceritakan, pada Januari 2014 saat dirinya menjabat sebagai Pimpinan Divisi Kepatuhan, ia bersama divisi terkait menggelar pertemua dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Salah satu yang dibahas dalam pertemuan itu terkait permasalahan kontrak antara PT Bank Sumut dan CV Surya Pratama yang belum ditandatangani, namun sudah dlakukan pembayaran.

Pada April 2014, Julius menjabat sebagai Pimpinan Divisi Umum PT Bank Sumut. Bulan itulah kontrak dibuat. Sejak April sampai Desember 2014, pihaknya pernah melakukan pembayaran ke CV Surya Pratama atas pengadaan sewa menyewa mobil itu.

“Pada April sampai Oktober 2014 pembayaran sekitar Rp 1,4 miliar. Pada November 2014 sekitar Rp 1,7 miliar dan Desember Rp 519 juta. Itu atas persetujuan dua direksi. Mobil dipakai dulu baru bayar sewa,” jelas Julius.

Julius menuturkan, penyerahan mobil sewa pertama ke CV Surya Pratama sebanyak 89 unit pada Oktober 2014.

“Itu karena mobil tidak dipakai,” tuturnya. Selanjutnya, pada November 2014, PT Bank Sumut menyerahkan 78 unit dan Desember 2014 menyerahkan 127 unit ke CV Surya Pratama. (Endang)

Berikan Komentar