Sidang Korupsi Pengadaan Mobil, Jaksa Panggil Dirut PT Bank Sumut 10 November

oleh -339 views

garudaonline, Medan | Jaksa Penuntut Umum (JPU) Netty Silaen sudah menjadwalkan untuk memanggil Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut, Eddie Rizliyanto untuk dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan 294 unit mobil dinas operasional di Bank Sumut senilai Rp 17 miliar yang bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) Tahun 2013 pada Kamis (10/11) mendatang.

Orang nomor satu di Bank Sumut akan bersaksi untuk terdakwa Muhammad Yahya selaku mantan Direktur Operasional (Dirops) Bank Sumut dan M Jefri Sitindaon selaku mantan Asisten III Divisi Umum Bank Sumut. “Sudah kita jadwalkan pemanggilan Eddie Rizliyanto sebagai saksi dalam persidangan pada tanggal 10 November 2016,” kata JPU Netty Silaen saat dikonfirmasi wartawan, Senin (7/11/2016).

Namun, Netty belum bisa memastikan apakah Eddie bakal menghadiri sidang atau tidak. “Surat panggilannya kita kirim ke Bank Sumut,” ujar jaksa wanita dari Kejati Sumut tersebut. Dalam persidangan di Ruang Cakra VII Pengadilan Tipikor Medan, JPU sebenarnya telah memanggil enam saksi.

Salah satu diantaranya yakni Zenilhar selaku mantan Direksi Bidang Bisnis dan Syariah Bank Sumut. Sedangkan lima saksi lainnya berasal dari rekanan. Namun, hanya dua rekanan yang hadir dalam memberikan kesaksian dihadapan majelis hakim yang diketuai Achmad Sayuti. Sisanya mangkir dari panggilan. “Hanya dua saksi yang hadir,” cetus Netty.

Dalam dakwaan JPU, terdakwa M Yahya berperan sebagai Direktur Umum serta M Jefri Sitindaon sebagai Ketua Pengadaan Barang dan Jasa dalam pengadaan kendaraan operasional Bank Sumut sebanyak 294 unit.

Proyek ini mengakibatkan kerugian negara kurang lebih sebesar Rp 10,8 miliar. JPU menganggap kedua terdakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. (Endang)

Berikan Komentar