Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi PTKI Digelar 20 Oktober

oleh -209 views

garudaonline, Medan | Pengadilan Tipikor Medan akan meggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi pelaksanaan pekerjaan pengadaan pembangunan pabrik mini pengolahan kelapa sawit dan alat laboratorium uji di Politekhnik Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medan Tahun Anggaran (TA) 2013 senilai Rp 5,6 miliar pada Kamis, 20 Oktober 2016.

“Sidang perdana kasus korupsi di PTKI digelar tanggal 20 Oktober,” kata Humas PN Medan, Erintuah Damanik saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (16/10).

Juru bicara PN Medan ini melanjutkan, dalam sidang nanti dipimpin oleh majelis hakim Didik Setyo Handono didampingi hakim anggota, R Tobing dan Rosmina.

“Pak Didik sebagai ketua majelis hakimnya. Sedangkan PP (Panitera Pengganti) Sariduma,” lanjut Erintuah.‬

Erintuah menjelaskan, penjadwalan sidang tersebut dilakukan setelah PN Medan menerima berkas milik Hamdan Suharto Bintang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ir Zuherman selaku Direktur Ganeshatama Prasetya dan Drs Makmur Sembiring selaku Direktur CV Juma Purba pada Senin (10/10) lalu.‬

“Berkasnya kami terima Senin lalu. Dari situ biasanya satu atau dua hari kemudian hakim yang menyidangkan sudah diputuskan pimpinan. Baru selanjutnya, majelis hakim menentukan jadwal sidangnya,” jelas hakim yang menangani perkara Pidana Umum itu.

Terpisah, Jaksa Penuntut Umum (JPu) Netty Silaen menyebut, bahwa kerugian negara pada alat laboratorium uji senilai Rp400 juta, sudah dikembalikan oleh terdakwa Makmur ke penyidik.

Sedangkan, untuk kerugian negara pada pengadaan pembangunan pabrik mini pengolahan kelapa sawit senilai Rp 1 miliar, sudah dikembalikan terdakwa Zuherman sebanyak Rp 700 juta.

“Untuk pembangunan pabrik mini sisanya sekitar Rp 300 juta yang belum dikembalikan,” sebutnya. (Endang)

Berikan Komentar