Suami Dipukuli Massa, Istri Syok Lalu Meninggal Dunia

oleh -252 views
Hendra (2 dari kanan), pria yang dituduh mencuri sepeda motor memberikan keterangan kepada wartawan.

garudaonline – Medan | Seorang wanita di Tanjung Mulia, Medan Deli syok setelah melihat suaminya dipukuli massa.

Tak lama kumudian, ibu rumah tangga bernama Juli Elfridawati (41) tersebut meninggal dunia, Selasa (4/10).

Jasad Juli disemayamkan di rumah mertuanya di Jalan Perwira I Lorong Amal, Kelurahan Tanjun Mulia, Medan Deli.

Hendra, suami Juli mengaku dikeroyok massa, Sabtu (1/10) malam. Dia dipukuli karena dituduh komplotan pencuri sepeda motor milik Apin di Jalan Alumunium Raya Lorong Cipto, Kelurahan Tanjung Mulia, Medan Deli.

“Saya pada saat itu sedang membatu warga mengangkat lemari. Tiba-tiba suara orang berteriak maling sepeda motor. Pelakunya berhasil ditangkap warga dan membuat suasana menjadi ricuh. Melihat itu, daya mendatanginya dan melihat pelaku curanmor itu dipukuli,” kata Hendra di rumah duka.

Usai melihat pencuri sepeda motor itu dipukuli, Hendra lantas kembali ke rumah warga untuk mengangkut lemari. Sementara pelaku pencurian sepeda motor itu dibawa ke Polsek Labuhan.

Saat sedang berjalan di Lorong Cipto, tiba-tiba Apin menuding bahwa Hendra yang tidak tahu apa-apa dituduh sebagai komplotan maling. Warga yang saat itu masih tersulut emosi langsung menghajar Hendra. Saat dipukuli Hendra sempat mengatakan kepada warga bahwa ia Sam sekali tidak terlibat aksi curanmor itu. Melihat Hendra dipukuli, Juli pun syok bahkan sempat jatuh pingsan. Alhasil Hendra dan Juli dibawa ke Rumah Sakit Marth Friska.

Wakapolsek Labuhan AKP TL Tambunan ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa pelaku curanmor babak belur dihajar warga.

Namun ketika disinggung adanya fitnah yang dilakukan pemilik sepeda motor terhadap Hendra hingga menyebabkan isterinya meninggal dunia, Tambunan belum begitu mengetahuinya.

“Memang ada seorang pelaku maling sepeda motor kita amankan. Tapi kalau soal adanya fitnah yang dilakukan pemilik sepeda motor terhadap Hendra sampai isterinya syok dan meninggal dunia saya kurang begitu tahu kejadiannya itu. Coba saya kroscek sama anggota dulu ya,” terang AKP Tambunan. (Iwan)

Berikan Komentar