Tak Mau Diajak ‘Main’, Harahap Bacoki Istri hingga Tewas

oleh -308 views

garudaonline – Angkola Timur | Sadis bah…! Hanya gara-gara keinginan untuk berhubungan badan ditolak, Zulfan Effendi Harahap, 35, warga desa Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), nekat membunuh istrinya sendiri Efriana Sihombing, 28.

Informasi dari lokasi kejadian, peristiwa pembunuhan itu terungkap setelah warga merasa heran, karena hingga pagi hari bendera di kantor pos tidak dinaikkan. Melihat peristiwa tersebut, sejumlah warga langsung mendatangi kantor pos  dan menemukan korban dengan kondisi bersimbah darah, sedangkan pelaku hampir tidak sadarkan diri. Korban mengalami luka bacokan hampir di seluruh tubuh seperti leher dan perut.
Pengakuan itu disampaikannya kepada anggota Polres Tapsel di RSUD Padang Sidimpuan, Jumat (7/10/2016).

Peristiwa pembuhan itu terjadi ketika pelaku mengajak korban untuk berhubungan suami istri. Namun, entah apa alasannya, korban menolak ajakan pelaku. Karena kesal dengan sikap korban, Zulfan mengambil sebilah  pisah dan langsung menusuk tubuh korban. Karena tidak bisa membela diri, akhirnya korban langsung tewas di tempat.
Setelah Efriana tewas, pelaku langsung mencoba melukai dirinya. Selain itu, pelaku juga mencoba bunuh diri dengan meminum racun serangga.

“Biasanya pukul 07.00 WIB, bendera di kantor pos itu sudah naik, tapi hari ini bendera tidak naik, makanya warga heran,”ujar Raja Mukmuk Harahap, 41, salah seorang kerabat dekat korban.

Lebih lanjut dia mengatakan, pelaku dan korban selama ini kerap bertengkar. Beberapa minggu sebelum kejadian, Zulfan dan Efriana sempat bertengkar, namun pihak keluarga mendamaikan mereka berdua.”Memang sering bertengkar, dan korban pernah pulang ke rumah orang tuanya,”ujarnya.

Menurut Zulfan kepada wartawan di RSUD Padangsidimpuan, peristiwa tersebut berawal ketika pelaku meminta istrinya untuk berhubungan badan. Namun, entah apa penyebabnya.

Saat ditanya wartawan, Kapolres Tapsel AKBP Rony Samtana mengatakan, kasus tersebut masih didalami pihaknya. Pelaku belum bisa dimintai keterangan lebih jauh karena masih dalam perawatan. “Kasusnya masih lidik,” tandasnya.(Har/MSA)

Berikan Komentar