Tak Mau Ditertibkan, Pedagang Dianiaya Oknum Satpol PP

oleh -255 views

garudaonline – Nias | Siapa yang rela jika dagangannya untuk mencari makan diambil begitu saja. Itulah yang dilakukan Yunstina Harefa (37) saat petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gunung Sitoli melakukan penertiban di Jalan Cipto Mangunkusumo, Gunung Sitoli, Sabtu (29/10).

Namun apadaya, aksi perlawanan yang dilakukan Yunstina dengan melemparkan beberapa buah duku ke arah petugas berujung duka. Yunstina justru harus dilarikan ke RSUD Gunung Sitoli lantaran sekarat usai menjadi korban aksi brutal para oknum petugas Satpol PP.

Diceritakan Yunstina, awalnya dirinya bersama pedagang duku lainnya tengah berjualan di atas trotoar Jalan Cipto Mangunkusumo. Sekitar pukul 21.30 WIB, sejumlah petugas Satpol PP datang ke lokasi melakukan penertiban.

“Karena saya nggak rela dagangan saya dibawa begitu saja, saya lempari petugas. Di situ saya malah dianiaya dengan cara dipukul dan ditendangi tubuh saya. Bahkan saya dipijak-pijak,” ungkap Yunstina lemah.

Dikatakan Yunstina, dirinya bisa terlepas dari aksi brutal para oknum Satpol PP tersebut lantaran beberapa pedagang lainnya melerainya.

“Begitu dilerai, saya langsung dilarikan ke sini (RSUD Gunung Sitoli). Kalau tidak dilerai, nggak tahu saya apa yang akan terjadi, mungkin kemungkinan terburuk lainnya. Nanti jika keadaan saya membaik, saya juga akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke Polres Nias,” pungkas Yunstina kesal.

Sementara itu, Kasatpol PP Gunung Sitoli, Murni Dharma Zebua saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya terjadi aksi penganiayaan.

“Kalau penertiban memang ada dilakukan petugas kita, namun aksi penganiayaan terhadap pedagang belum ada kita dapat informasi,” ucap Dharma singkat.(Kr)

Berikan Komentar