Tergiur Harga ‘Miring’ di Medsos, Eh… Malah Kena Tipu

oleh -206 views

garudaonline – Medan | Impian Putra Melandi (16) memiliki kamera digital harus dibayar mahal. Uang Rp3,2 juta yang dipakai untuk membeli kamera digital malah lenyap begitu saja. Warga Pasar II Barat, Lorong Amal, Kelurahan Rengas Pulau, Marelan ini menjadi korban sindikat penipuan melalu Facebook.

Penipuan yang dialami oleh pelajar SMK jurusan bisnis manajemen Yayasan Perguruan Budi Agung bermula dari tawaran kamera murah oleh seseorang pada akun Facebook miliknya. Sekitar empat hari lalu, ia mencantumkan pin BBM dan akun Facebook miliknya mendapat pesan dari Rahmat Budiman, warga Tangerang yang menawarkan kamera murah.

Korban yang memang mencari kamera pun langsung tertarik dan langsung setuju mentransfer uang kepada pelaku.

“Pelaku biang harganya Rp3,2 juta. Sementara jika beli di toko harganya sampai Rp8 juta. Jika berkenan barang langsung dikirim jika proses adminitrasi sudah dipenuhi,” ujar Melandi saat membuat laporan ke Polres Pelabuhan Belawan, Minggu (20/11/2016).

Setelah mengikuti arahan pelaku, Melandi yang polos ini pun mentaransfer uang kepada pelaku dengan dua kali tahapan. Pertama Melandi mengirim Rp2,2 juta dan kedua sebesar Rp1 juta.

“Aku transfer uangnya tiga hari lalu bang. Dan pelaku bilang dua hari paling lama barangnya sampai ke Medan melalui JNE,” tutur Melandi lagi.

Namun setelah ditunggu selama dua hari barang yang diimpikan korban tak kunjung datang. Dia kembali menanyakan nomor ponsel pelaku. Tapi tidak mendapatkan jawaban pasti. Bahkan pelaku minta tambahan uang Rp1.850.000.

“Curiganya aku kalau ini adalah penipuan. Saat aku bilang apakah kau komplotan pelaku penipuan online. Terus dia bilang maaf dan tak mau menjawab lagi,” ujar Melandi didampingi orangtuanya.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Edi Safari mengatakan saat ini laporan korban sedang diperiksa anggotanya. “Laporan korban sudah kita terima dan sedang dilakukan penyelidikan. Korban mengaku tertipu saat membeli kamera via online. Kerugian korban diperkirakan jutaan rupiah,” ungkap Edi.(KR)

Berikan Komentar