Terjaring Razia di Diskotek Stroom, Tujuh Oknum Polisi Positif Narkoba

oleh -271 views

garudaonline – Medan | Tujuh oknum personel Polda Sumut yang diamankan tim Detasemen Polisi Militer 1/5 (Denpom 1/5) Medan dari Diskotek Stroom, Gedung Selecta, Jalan Listrik, Medan positif menggunakan narkoba.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, hingga saat ini ketujuh oknum polisi masih berstatus terperiksa di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam).

“Hasil pemeriksaanya, ketujuh personel itu positif menggunakan narkoba. Tetapi sampai sekarang statusnya masih terperiksa dan sedang dalam pengawasan Bid-Propam Polda Sumut,” kata Rina, Rabu (30/11).

Menurut Rina, berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, barang bukti 19 butir pil ekstasi yang diamankan dari lokasi kejadian itu bukan milik para oknum tersebut. Sebab, barang bukti itu ditemukan dari bawah kursi.

“Memang semua personel yang diamankan itu positif pengguna narkoba. Namun, barang
bukti 19 butir pil ekstasi yang ditemukan dari lokasi itu bukan milik mereka. Ekstasi itu di bawah kursi. Tapi, walau barang haram itu tidak milik para oknum itu usai pemeriksaan selesai, seluruhnya akan langsung masuk rehabilitasi,” tegasnya.

Seiring dengan itu, masih kata Rina, proses persidangan kode etik, juga akan dilakukan beriringan meskipun proses rehabilitasi belum selesai dilakukan. Jika dilihat dari tingkat kesalahan yang dilakukan, ketujuh oknum tersebut bisa saja mendapat sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Namun, semua prosesnya tergantung putusan sidang dan Ankum (Atasan yang berhak menghukum).

“Ankumnya dikeluarkan nanti setelah sidang kode etik. Hasilnya bisa saja yang bersangkutan diberhentikan dengan tidak hormat. Meski begitu, kita lihat saja assesment (penilaian dan analisa) selanjutnya,” terangnya.

Sedangkan, dua wanita yang diamankan dalam waktu yang bersamaan dari lokasi itu, saat ini sedang diperiksa Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumut.

“Dua wanita warga sipil diserahkan ke Ditresnarkoba karena mereka warga sipil. Prosesnya masih terperiksa juga karena sampai sekarang keduanya dalam pemeriksaan meskipun juga dinyatakan positif pengguna narkoba bersama tujuh personel lainnya,” tukasnya. (g/10)

Berikan Komentar