Terkena OTT, Kadisdikbub Taput dan Dua Kepsek Terancam Pecat

oleh -185 views

garudaonline – Medan | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Tengku Erry Nuradi memastikan akan melakukan pemecatan terhadap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tapanuli Utara (Kadisdik Taput), Sumut, Jamel Panjaitan (JP), dan dua oknum kepala sekolah (Kepsek) pasca-perasi tangkap tangan (OTT) tim Saber Pungli KPK, Mabes Polri dan Polda Sumut pada Rabu (22/12/2016).

“Kalau salah pasti dicopot, sanksi bisa berupa pemecatan sebagai PNS maupun sanksi hukum. Jadi sangat memungkinkan pemecatan,” kata Gubsu, Tengku Erry Nuradi didampingi Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di Mapolrestabes Medan, Kamis (21/12/2016).

Dia mengatakan pasca penangkapan itu, aktifitas pendidikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tapanuli Utara, Sumut, tetap berjalan. Erry kembali mengingatkan instansi pemerintahan tidak bermain-main atau menyalahgunakan jabatan mereka karena tim saber pungli tidak akan berhenti dengan kasus ini.

“Kegiatan pendidikan di Taput masih berjalan, tidak ada gangguan pasca penangkapan ini. Tidak ada tradisi, justru dengan adanya tim saber pungli maka semua harus berhati-hati. Karena kita terus bergerak,” tegasnya.

Tim Saber Pungli Mabes Polri dan Polda Sumut menangkap tangan JP di rumahnya Jalan DI Panjaitan Nomor 82 Tarutung, Sumut bersama dua orang Kepala SMAN 1 Sipahutar berinisial BS dan Kepala SMAN 1 Pangaribuan berinisial JS pada Rabu (21/12/2016) pagi. Petugas turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 235 juta, USD 100, dan 200 Yuan.

Ketiganya dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b, Pasal 11 dan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 3 Pasal 4 dan Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan PemberantasanTindak Pidana Pencucian Uang.

(fidel)

Berikan Komentar