Terlibat TPPU, Terpidana Mati Narkoba Dituntut 5 Kalender

oleh -241 views

garudaonline, Medan | Salah satu terpidana mati kasus kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 270 kilogram, Daud alias Athiam (47) kembali menjalani persidangan dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Dalam kasus itu, ia dituntut jaksa penuntut umum (JPU), Sindu Utomo selama 5 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

“Menuntut terdakwa Daud alias Athiam selama 5 tahun dan denda Rp1 miliar subsidair 6 bulan kurungan,” tandas JPU Sindu dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Nazzar Effendi di Ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (16/1/2017).

JPU Sindu menyebut, Athiam melanggar Pasal 3 Undang-Undang No 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU. Selain pidana penjara dan denda, harta milik Athiam juga diminta JPU untuk disita negara. Sindu menegaskan, Athiam memiliki harta dengan jumlah total antara Rp1,2 miliar hingga Rp 1,3 miliar.

“Sebidang tanah dan bangunan senilai Rp300 juta, uang tabungan Rp700 juta dan perhiasan dengan jumlah berkisar antara Rp1,2 miliar – Rp1,3 miliar juga disita untuk dimusnahkan,” tegasnya.

Menanggapi tuntutan JPU, Athiam memohon harta kekayaan yang disita untuk dikembalikan kepadanya.

Sebelumnya, empat terdakwa kasus kepemilikan sabu-sabu seberat 270 kilogram, Daud alias Athiam, Ayau, Jimi Saputra bin Rusli dan Lukmansyah bin Nasrul divonis mati oleh majelis hakim PN Medan. Putusan itu dikuatkan oleh majelis hakim tinggi Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

(endang)

Berikan Komentar