Tiga Tersangka Korupsi Revitalisasi Terminal Amplas Diadili Awal 2017

oleh -419 views

garudaonline, Medan | Tiga tersangka kasus dugaan korupsi revitalisasi Terminal Terpadu Amplas yang dikerjakan oleh Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim) Kota Medan bersumber dari APBD Tahun Anggaran (TA) 2014-2015 senilai Rp10 miliar, akan diadili di Pengadilan Tipikor Medan pada awal tahun 2017.

Pasalnya, penyidik akan melimpahkan berkas milik ketiga tersangka pada Januari 2017.

“Mudah-mudahan gak lama lagi segera selesai, kira-kira Januari 2017 berkas ketiga tersangka sudah dilimpahkan ke pengadilan,” sebut Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejatisu, Iwan Ginting  kepada wartawan, Rabu (28/12/2016).

Iwan mengatakan, penyidik bersama tim ahli dari Politeknik Medan juga sudah melakukan pengecekan fisik pada proyek revitalisasi Terminal Terpadu Amplas. Hasil penyidikan sementara dari pengecekan fisik, penyidik menemukan kerugian negara sebesar Rp500 juta.

Sementara itu, ‪Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejatisu, Agus Salim menjelaskan, penghitungan kerugian negara pada proyek itu juga masih dalam tahap perampungan audit oleh akuntan publik.

“Kita tengah menunggu keterangan saksi ahli dalam penghitungan kerugian negara,” kata Agus.‬

Meski audit kerugian negara selesai dihitung, sambungnya, penyidik belum mau membeberkan nama-nama serta peran para tersangka.

“Belum ke arah situ (ekspose nama tersangka). Yang penting, perkara ini berjalan terus. Kita akan tetap beritahu dan terbuka ke publik,” sambung Agus.

Alasan belum mau mengekspose nama-nama para tersangka ke publik karena kepentingan agar proses penyidikan berjalan lancar. Proyek tersebut dianggap amburadul dan tidak sesuai dengan kontrak kerja. Hal itulah yang diindikasikan adanya dugaan korupsi dan melawan hukum.

Seperti diketahui, permasalahan yang timbul dalam proyek revitalisasi Terminal Terpadu Amplas ini dikabarkan pelaksanaan pekerjaannya tidak selesai tepat waktu dan pembangunan tidak sesuai dengan kontrak kerja. Sehingga pekerjaan dinilai amburadul serta tidak maksimal.

Akan tetapi, serah terima pekerjaan telah dilaksanakan. Semula proyek dikerjakan awal September 2015 dan harus selesai akhir Desember 2015. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pemko Medan menganggarkan revitalisasi Terminal Amplas senilai Rp 10 miliar. Sedangkan untuk revitalisasi Terminal Pinang Baris dianggarkan Rp 8 miliar.

(endang)

Berikan Komentar