Tikam Teman Pakai Gunting, Juliando ‘Sekolah’ 22 Bulan di Penjara

oleh -351 views

garudaonline – Siantar | Tikam punggung dan tangan teman (korban), terdakwa, Juliando Simbolon dihukum 22 bulan penjara. Demikian vonis yang “dijatuhkan” majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Siantar kepada terdakwa, pada sidang untuk perkara itu, Kamis (22/12/2016).

Terdakwa dinyatakan bersalah oleh majelis hakim yang dipimpin Lowdewyk Simanjuntak SH, karena terbukti melakukan penganiayaan terhadap korban, Johannes Panjaitan. Dalam hal ini, terdakwa terbukti melanggar pasal 351 ayat 1 KUHP.

Pada persidangan itu, diungkap majelis hakim, hal yang memberatkan terdakwa, akibat perbuatannya, korban mengalami luka dan meresahkan masyarakat. Sedangkan yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, belum pernah dihukum sebelumnya, dan masih berusia mudah.

Sebagaimana diketahui, terdakwa melakukan perbuatan melanggar ketentuan pidana, terjadi pada awal bulan Agustus tahun 2016 ini, sekira jam 21.00 WIB, di Jalan Sarinemba, Kecamatan Siantar Selatan. Dengan korban Posma Johannes Panjaitan.

Malam itu, terdakwa dan korban sama sama berada disebuah warung milik Josua Simanjuntak. Ketika itu, terdakwa meminjam sepeda motor milik korban. Hanya saja, korban tidak memberikan. Hal itu membuat terdakwa emosi. Sehingga terjadi pertengkaran mulut.

Tak berapa lama, terdakwa menantang korban untuk berkelahi. Tantangan-pun diterima. Perkelahian-pun tercipta malam itu. Perkelahian dengan tangan kosong itu dilerai oleh Josua Simanjuntak dan Hitler Pangaribuan.

Belum merasa puas, terdakwa kembali menantang korban berkelahi di simpang Jalan Narumonda. Hanya saja, saat berada di simpang Jalan Sarinemba, terdakwa mengambil gunting dari saku celananya. Lalu gunting itu ia tusukkan (tikam) dua kali ke bagian punggung korban.

Tidak hanya itu, terdakwa juga memiting leher korban, lalu kembali menusukkan gunting kebagian tangan korban. Darah-pun mengalir dari punggung dan tangan korban. Atas perbuatannya itu, terdakwa kini mendekam di penjara, dan diganjar hukuman 1 tahun 10 bulan.(HT)

Berikan Komentar