TKI Diperkosa dan Dibunuh di Malaysia

oleh -182 views

garudaonline – Malang | Peristiwa tragis kembali menimpa seorang tenaga kerja Indonesia. Baru-baru ini, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia, dikabarkan meninggal dunia. Menurut keterangan, TKW tersebut diperkosa dan dibunuh di Malaysia.

Dari informasi yang Kriminalitas.com himpun, Dewi Kristiana (42) adalah seorang TKW asal Pakisaji Kab Malang. Kabar soal kematiannya didapatkan langsung dari pihak Kepolisian Malaysia. Dewi disebutkan meninggal dunia di Damansara, Selangor, Malaysia. Polisi Malaysia menyatakan, korban diperkosa dan dibunuh.

Menanggapi kabar tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo memberikan konfirmas atas kabar kematian Dewi.

Dari keterangan yang didapat, Dewi diketahui memegang paspor Indonesia dengan nomor AP 311974. Perempuan tersebut berstatus janda empat anak. Dirinya diperkosa dan dibunuh di Petaling Jaya, Selangor, Malaysia.

“Saat ini jenazahnya disimpan di Unit Forensik RS Sungsi Buloh Selangor. Tinggal bagaimana proses pemulangannya ke Indonesia,” ungkap Yoyok, Senin (21/11/2016).

Pihak keluarga Dewi enggan berkomentar banyak dan pasrah kepada Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Malang.

Menurut Kepala Kantor Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Malang, Mohammad Iqbal, kematian Dewi dilaporkan pada 6 November lalu. Namun sejauh ini P4TKI belum mendapat kronologis lengkap dari Polis Diraja Malaysia.

“Kasus ini masih diselidiki Polisi di Selangor. Sejauh ini belum ada kronologi dan siapa pelakunya belum ada laporan,” terang Iqbal saat dihubungi kriminalitas.com

Pihak keluarga mengaku tidak punya biaya jika harus memulangkan jenazah Dewi. Bahkan seorang kakak perempuan Dewi mengatakan, tidak keberatan jika adiknya dikubur di Malaysia.

Masih menurut keluarga, Dewi sudah bekerja di Malaysia selama delapan tahun. Selama bekerja di Negeri Jiran, Dewi sudah dua kali pulang ke Pakisaji.(TM)

Berikan Komentar