Usut Peredaran Narkoba di Lapas Tanjungbalai, Kemenkum HAM Koordinasi dengan Polisi

oleh -484 views

garudaonline, Medan | Dugaan peredaran narkotika di Lapas Wanita Klas IIB Pulau Simardan, Tanjungbalai, tengah diusut oleh Satres Narkoba Polres Tanjungbalai.

Untuk itu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Sumatera Utara (Kanwil Kemenkum HAM Sumut) sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

“Untuk mengusut kasus ini, kita sudah kita komunikasi dengan pihak kepolisian,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kanwil Kemenkum HAM Sumut, Yhosep Sembiring kepada wartawan, Kamis (3/11/2016).

Dalam kasus ini, diduga ada indikasi pengendalian narkoba dengan barang bukti 198 pil ekstasi milik seorang narapidana berinisial S di Lapas Wanita Klas IIB Pulau Simardan, Tanjungbalai, yang dititipkan ke seorang pembesuk bernama Yurika Indah Sari alias Rika. Tak jauh dari Lapas tersebut, aparat kepolisian meringkus Rika.

Yhosep menuturkan, hasil laporan yang diterimanya dari pihak Lapas bahwa Rika tidak sendirian saat melakukan pembusukan itu. Selain Rika, ada dua rekan wanita ikut bersamanya saat itu.

“Mereka ada tiga orang saat membusuk. Tapi, kita ketahui saat dimintai keterangan polisi. Pelaku tidak mengakui barang tersebut milik mereka dan diambil dari Lapas,” tuturnya.

Namun, Yhosep tidak membeberkan kedua identitas kedua rekan Rika tersebut. Tapi, dia menyerahkan seluruh proses hukum kepada polisi.

“Terus saya monitor kasus ini. Bila ada perkembangan pastinya saya akan kabari nanti,” ucap Yhosep.

Bila proses dilakukan ada indikasi keterlibatan pihak Lapas, Yhosep dengan tegas akan memberikan sanksi kepada anak buahnya tersebut.

“Kita sudah menjalani tugas sesuai dengan prosedur. Jadi, jangan main-main lagi untuk itu semuanya,” tandasnya. (Endang)

Berikan Komentar