IHSG Harap-harap Cemas, Nantikan Keputusan Bunga Acuan The Fed

oleh -664 views

garudaonline, Jakarta:  Pelaku pasar semakin menantikan keputusan bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), jelang September 2018. Keputusan itu akan menjadi pertimbangan mereka untuk berinvestasi di bursa efek.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan kondisi ini jelas akan mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir Agustus 2018 ini.

“Di sisi lain kenaikan sejak pekan lalu sudah cukup tinggi,” kata Dennies dalam risetnya, dikutip Kamis (30/8).

Dennies menilai IHSG rentan dibanjiri aksi ambil untung pelaku pasar (profit taking) dan membuat laju IHSG berbalik arah melemah.

Sebagai informasi, pada perdagangan IHSG menguat 0,37 persen atau 22,49 poin ke level 6.065.

Namun, pelaku pasar asing yang beberapa hari terakhir tercatat beli bersih (net buy) justru kembali banyak menarik dananya, sehingga terjadi jual bersih (net sell) sebesar Rp239 miliar di pasar reguler.

“IHSG (hari ini) diprediksi melemah, support 5.982-6.032 resistance 6.085-6.106,” papar Dennies.

Sementara, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya berpendapat pelaku pasar tetap bersikap tenang di tengah minimnya sentimen dari dalam dan luar negeri.

“Peluang koreksi jika terjadi masih dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian,” terang William melalui risetnya.

William menyarankan pelaku pasar menyasar target investasi untuk jangka menengah dan panjang agar tetap mendapatkan cuan dari instrumen di pasar saham.

“Hari ini IHSG berpotensi menguat. Rentang pergerakan hari ini 5.872-6.226,” jelas William.

Kondisi bursa saham Wall Street tampak serupa dengan indeks dalam negeri. Tiga indeks utamanya melanjutkan penguatan, di mana Dow Jones naik 0,23 persen, S&P500 naik 0,57 persen, Nasdaq Composite naik 0,99 persen. (cnn/voshkie)

Berikan Komentar