Ini Arahan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Kepada Perwira Penyidik

oleh -682 views
Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin memberikan pengarahan kepada Perwira Penyidik Ditreskrimum, Ditreskrimsus, dan Ditrenarkoba Polda Sumut

garudaonline – Medan | Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si didampingi Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, SIK, M. Hum, Irwasda Polda Sumut serta Pejabat Utama Polda Sumut memberi arahan kepada Perwira Penyidik Dit Reskrimum, Dit Reskrimsus dan Dit Resnarkoba, Selasa (14/1/2020) sekira pukul 15.00 WIB.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Catur Prasetya Mapolda Sumut ini untuk meningkatkan kesadaran para Perwira Penyidik dalam memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman kepada masyarakat khususnya dalam penegakan hukum terhadap tindak kejahatan yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Setidaknya terdapat sejumlah hal yang diingatkan sekaligus menjadi arahan Kapolda Sumut dalam kesempatan itu.

Pertama Kapolda mengingatkan bahwa sebelum tahun 2016, Polri merupakan salah satu institusi pemerintah yang tidak dipercaya publik.

“Seiring berjalannya waktu di era demokrasi saat ini, kepercayaan publik sangat diperlukan dikarenakan kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat,” ujar Kapolda.

“Sejak era Bapak Tito Karnavian menjadi Kapolri digaungkan program Promoter dimana program tersebut masih dilanjutkan hingga saat ini,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumut mengatakan bahwa banyak kasus yang terpublikasi viral di media yang melibatkan personel Polri dan menjadi masalah.

“Sehebat apapun kasus yang kita ungkap dan menjadi prestasi apabila ada satu kasus yang mencoreng nama institusi Polri maka prestasi itu akan hilang dan tidak berarti.”

“Maka laksanakan tugas sesuai bidang tugas dan prioritas berikan pelayan kepada masyarakat,” ungkap Kapolda Sumut.

Terkait kasus-kasus kejahatan jalanan (street crime), Kapolda Sumut meminta seluruh personel untuk saling peduli dan jangan mempersulit para korban yang melapor.

Begitu pula terkait dengan permasalahan agama atau SARA, personel harus saling bantu men cooling down sehingga dapat memperkecil permasalahan yang terjadi.

Kapolda Sumut juga menegaskan bahwa jangan pernah main-main dengan urusan narkotika.

“Bagi siapapun yang menyalahgunakan atau menggunakan narkotika harus diberi tindakan tegas dan terukur. Begitu pula jika apabila ada anggota yang terlibat tentunya tetap ditindak tegas tanpa pengecualian,” tegas Kapolda Sumut.

“Jadikan pekerjaan sebagai ladang ibadah. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, layani masyarakat dengan senyum, sapa dan salam serta tangani kasus-kasus dengan baik bukan sebaliknya.”

“Yakinkan diri bahwa apa yang dilakukan sesuai perintah agama untuk saling menolong dengan sesama,” pesan Kapolda Sumut di akhir arahannya.

(g.01)

Berikan Komentar